Untuk kalian siswa-siswi kls IX yang akan menghadapi UN ini adalah kisi-kisinya
Rabu, 27 November 2019
Rabu, 13 November 2019
Selasa, 12 November 2019
LATIHAN SOAL PAS KLS VII
Mari bergabung di https://quizizz.com/join Jangan lupa ketik Kode : 740728 ketik nama....mainkan....
Senin, 11 November 2019
Tutorial membuat Soal di google Form
Google Form merupakan platform yang diciptakan oleh Google
yang dikhususkan untuk penyediaan layanan formulir secara online.
Guru adalah ujung tombak dunia pendidikan. Tugas utama guru
adalah memfasilitasi proses pembelajaran agar siswa mampu belajar seoptimal
mungkin. Untuk itu, guru membutuhkan banyak waktu supaya mampu fokus menyiapkan
materi dan memberikan umpan balik.
Soal online mampu menyelamatkan waktu Guru yang sangat
berharga. Guru akan diselamatkan dari aktivitas administratif yang sangat
menghabiskan waktu. Otomasi skoring asesmen online memotong waktu koreksi tugas
dan menghemat banyak waktu Guru sehingga Guru bisa fokus memberikan umpan balik
pada siswa.
Google
Form menyediakan beragam pilihan tipe pertanyaan. Beberapa yang cocok digunakan
untuk membuat soal ialah:
1.
Pilihan majemuk
2.
Isian singkat
3.
Isian panjang (esai)
4.
Centang
5.
Skala
Google Form menyediakan pilihan untuk membuat
setiap soal wajib diisi. Dengan begitu, responden tidak akan bisa mengirim
responnya sebelum mengisi setiap soal yang ditandai wajib. Jika ada soal yang
terlewat, responden akan mendapatkan peringatan bahwa ada soal yang belum diisi
Dengan Google Form Anda bisa mengelola dan menganalisis survey dengan benar dan mendapatkan hasil instan yang tepat. Anda juga bisa lho meringkas hasil survey dengan mengubahnya menjadi grafik atau diagram. dan dapat pula digunakan untuk membuat soal online, tidak sulit kok perhatikan langkah-langkah membuat Soal Online di google Form di bawah ini
Jumat, 08 November 2019
Pengalaman mengikuti diklat DDGCQ
Saya mengikuti diklat daring yang
diselenggarakan oleh Matematika Nusantara (MN), yang merupakan wadah
berkumpulnya semua guru matematika se nusantara dari timur ke barat. Kami
belajar, berbagi, memotivasi, dan mengispirasi (B2M2) satu sama lainnya. B2M2
memang menyatukan kami.
Salah satu kegiatan yang
dilaksanakan Matematika Nusantara di penghujung tahun 2019 ini adalah Diklat
Dalam Pembelajaran dan Penilaian Online Google Classroom
dan Quizizz (DDGCQ). Dilaksanakannya diklat ini dengan harapan mampu membekali
kami membuat kelas digital atau kelas maya serta mampu membuat game interaktif
di dalam kelas bersifat online dan menyenangkan untuk proses pembelajaran dan
penilaian di kelas. Sebagai persiapan siswa menghadapi kemajuan ilmu dan
teknologi.
Dengan
mentor Bapak Moch Fatkoer Rohman dan Bapak Dudi Wahyudi
Pelaksanaan Kegiatan di sekolah:
Pelaksanaan Kegiatan di sekolah:
Sungguh pembelajaran yang sangat menyenangkan bagi guru dan siswa, siswa yang dengan antusias
belajar…..
Keseruan saat game
live..
Semoga kelak pembelajaran ini dapat diterapkan di sekolah
Diklat daring ini sangat mengasikkan setiap permasalahan langsung di respon baik oleh fasilitaor dan
sesama peserta diklat.
Adanya video tutorial yang membantu kami dalam
mempelajari hal baru. Tidak ada kata malu untuk bertanya ketika kita ingin
mendapatkan hal baru. Semoga pendidikan di Indonesia semakin maju dan dapat
bersaing dengan negara luar. Semoga akan terlahir SDM yang dapat dibanggakan
pada abad ke-21 ini.
Terimakasih atasa ilmunya Bapak Moch Fatkoer Rohman dan Bapak Dudi Wahyudi
Terimakasih siswa-siswa kls VII-F - VII-K tahun pelajaran 2019-2020 yang telah bergabung dan bermain bersama
Terimakasih atasa ilmunya Bapak Moch Fatkoer Rohman dan Bapak Dudi Wahyudi
Terimakasih siswa-siswa kls VII-F - VII-K tahun pelajaran 2019-2020 yang telah bergabung dan bermain bersama
Minggu, 03 November 2019
Pembekalan Calon Guru Inti Program PKP berbasis Zonasi
Kegiatan dilaksanakan tanggal 28 Oktober s/d 4 Novel
2019 bertempat di Grand Pasundan Convention Hotel
Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan mampu:
1.
Memfasilitasi materi pembekalan Instruktur berupa konsep Program Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran
(PKP) Berbasis Zonasi, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order
Thinking Skills/HOTS), Penguatan Pendidikan
Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN), Pengembangan
Pembelajaran, Penilaian dan Praktik Pembelajaran berorientasi Higher Order
Thinking Skills (HOTS), serta strategi fasilitasi kegiatan Program Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi,
Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN), Pengembangan
Pembelajaran, Penilaian dan Praktik Pembelajaran berorientasi Higher Order
Thinking Skills (HOTS), serta strategi fasilitasi kegiatan Program Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi,
2.
Memfasilitasi transfer knowledge baik teori maupun praktik
pembelajaranberorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang
terintegrasi 5 (lima) unsur Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Literasi,
3.
Memfasilitasi kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran
Berbasis Zonasi sesuai dengan skenario pembelajaran
MATERI YANG
DIBERIKAN:
A.
Kebijakan Program
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi.
Materi ini membahas
tentang kebijakan pendidikan tentang pedoman dan juknis pelaksanaan Program
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi
B.
Integrasi PPK dan GLN dalam pembelajaran Berbasis HOTS
Materi ini membahas
tentang integrasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan
Gerakan Literasi Nasional (GLN) dalam kegiatan pembelajaran berorientasi HOTS. Nilai utama PPK yang harus terintegrasi yaitu religiositas, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.
Gerakan Literasi Nasional (GLN) dalam kegiatan pembelajaran berorientasi HOTS. Nilai utama PPK yang harus terintegrasi yaitu religiositas, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.
C.
. Konsep dan Pendalaman Materi Pembelajaran Berorientasi HOTS.
Materi ini membahas tentang pengertian HOTS, karakteristik, aspek, dimensi pengetahuan dan dimensi konsep berpikir, serta mengkaji materi pada unit pembelajaran. Kegiatan ini dilengkapi diskusi terbimbing dengan mencermati video pembelajaran sebagai sumber dalam pembelajaran berorientasi HOTS.
Materi ini membahas tentang pengertian HOTS, karakteristik, aspek, dimensi pengetahuan dan dimensi konsep berpikir, serta mengkaji materi pada unit pembelajaran. Kegiatan ini dilengkapi diskusi terbimbing dengan mencermati video pembelajaran sebagai sumber dalam pembelajaran berorientasi HOTS.
D. Pengembangan Pembelajaran
Berorientasi HOTS.
Materi ini membahas tentang kegiatan pembelajaran yang melibatkan
aktifitas
[H1] peserta didik dengan menggunakan model-model pembelajaran dalam
mencapai kecakapan abad 21.
[H1] peserta didik dengan menggunakan model-model pembelajaran dalam
mencapai kecakapan abad 21.
E.
Penilaian Berorientasi HOTS.
Materi ini membahas tentang pengembangan
penyusunan penilaian pengetahuan dalam pembelajaran berorientasi HOTS.
F.
Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Materi ini, peserta
mereview bahan pembelajaran dari Unit Materi Pembelajaran dan
mengembangkan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
berorientasi HOTS.
mengembangkan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
berorientasi HOTS.
G.
Praktik Pembelajaran HOTS dalam bentuk Peer Teaching.
Pada materi ini,
peserta melakukan Peer Teaching Pembelajaran HOTS berdasarkan
RPP yang telah disusun.
RPP yang telah disusun.
H.
Strategi Fasilitasi.
Materi ini membahas
tentang strategi fasilitasi pada Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
(PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi.
I.
Pengenalan Kelas Pendampingan Online.
Pada materi ini
peserta masuk ke kelas pendampingan online dan melakukan aktivitas pembelajaran
berupa latihan pendampingan online pada sesi latihan.
J.
Rencana Tindak Lanjut.
Materi ini membahas
tentang penyusunan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh peserta
setelah mengikuti kegiatan pembekalan.
Dan jangan lupakanTes Awal
dan Tes Akhir. tes awal untuk melihat kemampuan awal peserta sebelum
mengikuti pembekalan dan melakukan tes akhir untuk melihat kemampuan peserta
setelah mengikuti pembekalan.
Fasilitator : Ibu Tina Agustina, dan Ibu Estina Ekawati
Berfoto seteleah peer teaching
Berfoto setelah selesai kegiatan
Berfoto dengan sesama peserta Kota Bandung dan fasilitator
Penutupan
Jumat, 25 Oktober 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
Rabu, 23 Oktober 2019
Selasa, 22 Oktober 2019
Persamaan Linear Satu Variabel
PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU
VARIABEL
Pengertian
tentang Persaman Linear Satu Variabel adalah kalimat terbuka yang dihubungkan
dengan tanda sama dengan (=) dan hanya memiliki satu variabel dan berpangkat
1, Kalimat pembuka sendiri belum dapat diketahui kebenarannya.
Bentuk umum dari Persamaan
liniear satu variabel adalah ax + b = c atau ax = b.
x =
Variabel (Lambang pada kalimat terbuka dapat diganti oleh sembarang anggota
himpunan yang telah ditentukan)
a, b, dan c = Konstanta
(lambang yang menyatakan suatu bilangan tertentu)Penentuan Kalimat Terbuka,
Kalimat Salah, dan Kalimat Benar
Contoh
kalimat terbuka x + 6 =12
Kalimat
diatas tentunya tidak bisa dikatakan sebagai kalimat salah atau benar. Apabila
variabel diisi bilangan cacah baru dapat ditentukan apakah salah atau benar.
Jika x diganti dengan nilai ‘5’ maka menjadi kalimat salah; tapi apabila
kalimat tersebut diisi dengan nilai ‘6’ maka berupa kalimat benar.
x + 6 = 12
(Kalimat terbuka)
5 + 6 = 12
(Kalimat Salah)
6 + 6 = 12
(Kalimat benar)
A. Persamaan Linear Satu Variabel
Persamaan linear satu variable ialah suatu kalimat
matematika yang terdapat satu variable berpangkat satu dan tanda sama dengan
(=). Cara-cara dalam menyelesaikan persamaan linear sebagai berikut:
1. Menambah kedua ruas (kanan dan kiri) dengan bilangan yang
sama
Contoh
penerapan Persaman Linear Satu Variabel dalam kehidupan sehari-hari,
contohnya pada soal cerita sebagai
berikut :
Contoh 1
Mas Edi
membeli 3 buah buku tulis total harga yang harus dibayarkan adalah 9000 rupiah
? berapa harga satu buah buku?
Jawab :
Buku
asumsikan variabel x
3x = 9000
x = 9000/3
x = 3000
Jadi harga
buku satuannya 3000 rupiah
contoh
Budi
membeli 4 buah pensil membayar dengan uang 10.000 rupiah, kembaliannya 2.000
rupiah, berapa harga satu buah pensil??
Jawab
kita buat
persamaanya pensil kita simbolkan x, 4 buah pensil ditambah kembalian 2000 sama
dengan 10000
4x + 2000 =
10000
4x =
10000-2000
4x = 8000
x = 8000/4
x = 2000
jadi harga
sebuah pensil adalah 2000
B. Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Pertidaksamaan linear satu variabel ialah suatu kalimat matematika
yang terdapat satu variable berpangkat satu dan tanda ketidaksamaan. Tanda
ketidaksamaan sebagai berikut:
1. Menambah atau mengurangi kedua ruas (kanan
dan kiri) dengan bilangan yang sama
2. Mengali atau membagi kedua ruas (kanan dan kiri) dengan
bilangan yang sama
a. Jika kedua ruas pertidaksamaan dikali atau dibagi bilangan
negative, maka tanda pertidaksamaan harus dibalik
Langganan:
Postingan (Atom)




















