1. Mengapa prinsip menggembirakan penting dalam pembelajaran?
a. Membantu keterhubungan emosional yang memperkuat pemahaman
b. Agar pembelajaran terasa tanpa beban bagi murid dan pendidik
c. Agar murid tidak perlu berpikir terlalu keras saat belajar
d. Karena membuat guru lebih mudah dalam menyiapkam bahan ajar dan ketika mengajar
2. Seorang guru menggunakan platform digital untuk diskusi kelompok dan menganalisis data, mengajak siswa melakukan proyek berbasis lingkungan, serta menghadirkan narasumber dari masyarakat. Praktik tersebut menunjukkan integrasi.
Peran dan keterlibatab masyarakat dalam proses pembelajaram
a. Peran dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembelajaran
b. Dua komponen dari kerangka pembelajaran
c. Pengalaman pembelajaran menuju pemahaman yang bermakna
d. Kerangka pembelajaran mendalam secara terpadu
3. Konsep Memuliakan dalam Pembelajaran Mendalam mencakup…
a. Memprioritaskan pemuliaan terhadap murid
b. Berfokus pada nilai kecerdasan artifisial akademik sebagai kecerdasan artifisial bentuk pemuliaan terhadap ilmu
c. Penghargaan terhadap manusia, ilmu dan kehidupan sosial
d. Mengutamakan pemahaman di atas praktik
4. Salah satu peran guru yang tidak dapat digantikan oleh kecerdasan artifisial adalah…
a. Menyusun draf awal RPP
b. Membuat variasi soal
c. Membangun relasi yang tulus dengan murid
d. Merangkum materi yang panjang]
5. Prinsip berkesadaran dalam pembelajaran ditunjukkan oleh murid yang…
a. Menghapal semua materi pelajaran tanpa diminta oleh guru
b. Aktif menunggu penjelasan guru untuk mendapatkan pemahaman komprehensif
c. Belajar serius karena didorong oleh persaingan kecerdasan artifisial dengan temannya
d. Pahami tujuan dan mampu mengatur dirinya sendiri
6. Manakah contoh penerapan dimensi profil lulusan dalam pembelajaran?
a. Guru mendorong murid browsing mencari pengetahuan lalu guru mengkritisi hasil kerja murid
b. Murid menghapal konsep dan guru melombakan melalui quiz
c. Guru memfasilitasi diskusi kelompok yang aktif dan kritis untuk memecahkan satu masalah kekinian
d. Guru memberikan tugas proyek yang menantang pada murid lalu guru memberi kebebasan dalam berkarya tanpa bimbingan
7. Seorang guru merancang pembelajaran yang untuk menyelesaikan masalah nyata di sekitar kelas melalui proyek STEM, melibatkan komunitas, serta penggunaan teknologi digital. Jika dikaitkan dengan kerangka kerja Pembelajaran Mendalam, praktik tersebut menunjukkan…
a. Pengalaman belajar komprehensif yang memastikan ketercapaian kecerdasan artifisial pembelajaran mendalam
b. Integrasi seluruh komponen dalam kerangka pembelajaran
c. Pemanfaatan teknologi digital yang diwajibkan dalam pembelajaran mendalam
d. Upaya penerapan prinsip pembelajaran secara terpadu dalam pengalaman belajar yang konstekstual
8. Menurut UNESCO (2023), etika penggunaan kecerdasan artifisial dalam pendidikan mencakup tiga prinsip utama, yaitu…
a. Transparansi, akuntabilitas, dan berpihak pada kepentingan murid
a. Efisiensi, kecepatan dan penghematan biaya
b. Kebebasan, otonomi dan kemandirian
c. Transparansu, kompetisi dan inovasi
9. Pak Arief menyusun draf materi IPA, lalu menuliskan pertanyaan pada mesin kecerdasan artifisial: "Apa kelemahan dari materi yang saya tulis ini?" Tindakan Pak Arief paling tepat mencerminkan prinsip…
a. Cognitive offloading demi mendapatkan efisiensi waktu
b. Menjadikan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu bukan menggantikan proses berfikir
c. Transparansi penggunaan kecerdasan artifisial
d. Kurasi konten pedagogis
10. Seorang guru meminta murid untuk mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitar, membuat solusi berbasis data, lalu melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh. Jika dikaitkan dengan taksonomi SOLO, aktivitas tersebut menunjukkan bahwa murid telah mencapai tahap
a. Unistruktural
b. Multistruktural
c. Relasional hingga berpikir abstrak yang diperluas
d. prastruktuural