Senin, 24 Agustus 2026

Soal dan kunci jawaban modul 5 Pemanfaatan Media atau Papan Interaktif Digital - KKA SMP

 1. Media pembelajaran digital adalah .…

a. Perangkat administrasi sekolah berbasis komputer untuk menyimpan sata

b. Media berbasis teknologi digital untuk menyampaikan materi pembelajaran

c. Perangkat keras/lunak yang hanya digunakan untuk presentasi pendidik di kelas

d. Sistem penyimpanan nilai peserta didik dan administrasi pembelajaran pendidik

 

2. Dalam mengintegrasikan video YouTube ke dalam media pembelajaran di PID, langkah terbaik untuk menjaga fokus murid dan menghindari konten yang tidak relevan adalah …

 

a. Memberikan iklan berjalan sampai selesai sebelum penjelasan dimulai

b. Menampilkan kolom komentar di bawah video untuk bahan diskusi bebas

c. Mengunguh  video dan memasukkannya ke dalam aplikasi whiteboard agar bisa dicorat coret langsung

d. Memutar video dalam mode layar penuh(ful screen) tanpa jeda penjelasan

3. Berikut ini yang termasuk fitur papan interaktif digital yang mendukung pembelajaran mendalam adalah …

a. Memiliki fitur interaktivitas dan integrasi multimedia

b. Dapat digunakan tanpa alat atau perangkat lain

c. Hanya dapat menampilkan teks atau gambar statis

d. Hanya digunakan untuk penyajian atau presentasi pendidik

4. Integrasi platform, media, dan konten pembelajaran digital dapat mendukung pembelajaran mendalam karena …

a. Murid belakjar sendiri tanpa bimbingan pendidik sehingga murid menjadi mandiri

b. Murid mengeksporasi materi melalui berbagai sumber belajar digital

c. Mengurangi interaksi dalam pembelajaran dan menggantikan kegiatan diskusi

d. Menggantikan kegiatam diskusi dan membuat murid belajar sendiri tanpa pendidik

5. Pak Andi sedang merancang pembelajaran tentang ekosistem. Ia ingin siswanya tidak sekadar menghafal komponen biotik, tetapi mampu menganalisis hubungan rantai makanan. Langkah perancangan PID yang paling mendukung Deep Learning adalah ...

a. Menampilkan gambar ekosistem pada layar PID lalu meminta siswa mengidentifikasi berbagai komponen yang terlihat didalamnya

b. Menampilkan teks materi pada PID kemudian meminta siswa membaca dan menjawab pertanyaan yang tersedia

c. Menayangkan video tentang ekosistem melalui PID lalu meminta siswa mencatat informasi penting yang disampaikan

d. Menggunakan fitur drag and drop pada PID agar siswa menyusun jaring-jaring makanan dan menganalisis dampak perubahan ekosistem

6. Salah satu tujuan penggunaan papan interaktif digital dalam pembelajaran adalah .…

a. Mempercepat penyampaian materi tanpa diskusi

b. Menggantikan buku pelajaran sepenuhnya

c. Meningkatkan partisipasi dan kolaborasi murid

d. Membahas aktivitas murid pada kegiatan

7. Integrasi konten media pembelajaran digital berarti …

a. Menggunakan satu jenis media saja dalam pembelajaran

b. Menggabungkan berbagai media dan sumber belajar digital

c. Mengganti seluruh buku dengan media digital pembelajaran

d. Mengurangi kegiatan murid dalam pembelajaran di kelas

8. Bu Sari mengintegrasikan aplikasi simulasi gravitasi di PID. Ia sengaja memberikan tantangan "Apa yang terjadi jika massa planet diubah?" Strategi ini bertujuan untuk mendorong siswa melakukan 

a. Melakukan eksperimen terkontrol melalui simulasi untuk menemukan konsep secara mandiri

b. Menghafal rumus gravitasi dan menerapkannya untuk menyelesaikan soal-soal yang diberikan

c. Memasukkan berbagai angka ke dalam aplikasi tanpa menganalisis hasil yang muncul

d. Mencari jawaban pertanyaan pada internet tanpa menguji kemungkinan yang tersedia

9. Salah satu karakteristik media pembelajaran digital adalah …

a. Hanya dapat menampilkan teks atau gambar statis

b. Tidak dapat diakses melalui jaringan internet

c. Menggabungkan berbagai unsur multimedia

d. Hanya digunakan oleh pendidik

10. Saat menggunakan papan interaktif untuk pelajaran Geografi, pendidik mengintegrasikan "Google Street View". Tindakan interaktif apa yang paling mendukung keterlibatan murid?

a. Meminta murid maju ke depan untuk melakukan navigasi mandiri mengeksplorasi struktur bangunan di kota tertentu

b. Meminta murid menonton pendidik menggeraka=kan kursor ke berbagai lokasi

c. Mengambil tangkapan layar(screenshot) gambar bangunan untuk dicatat di buku

d. Mematikan layar setelah lokasi ditemukan untuk sesi ceramah

Jumat, 21 Agustus 2026

Soal dan kunci jawaban modul4 Pendekatan Pembelajaran Mendalam - KKA SMP

  

1. Mengapa prinsip menggembirakan penting dalam pembelajaran?

a. Membantu keterhubungan emosional yang memperkuat pemahaman

b. Agar pembelajaran terasa tanpa beban bagi murid dan pendidik

c. Agar murid tidak perlu berpikir terlalu keras saat belajar

d. Karena membuat guru lebih mudah dalam menyiapkam bahan ajar dan ketika mengajar

2. Seorang guru menggunakan platform digital untuk diskusi kelompok dan menganalisis data, mengajak siswa melakukan proyek berbasis lingkungan, serta menghadirkan narasumber dari masyarakat. Praktik tersebut menunjukkan integrasi.

Peran dan keterlibatab masyarakat dalam proses pembelajaram

a. Peran dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembelajaran

b. Dua komponen dari kerangka pembelajaran

c. Pengalaman pembelajaran menuju pemahaman yang bermakna

d. Kerangka pembelajaran mendalam secara terpadu

3. Konsep Memuliakan dalam Pembelajaran Mendalam mencakup…

a. Memprioritaskan pemuliaan terhadap murid

b. Berfokus pada nilai kecerdasan artifisial akademik sebagai kecerdasan artifisial bentuk pemuliaan terhadap ilmu

c. Penghargaan terhadap manusia, ilmu dan kehidupan sosial

d. Mengutamakan pemahaman di atas praktik

4. Salah satu peran guru yang tidak dapat digantikan oleh kecerdasan artifisial adalah…

a. Menyusun draf awal RPP

b. Membuat variasi soal

c. Membangun relasi yang tulus dengan murid

d. Merangkum materi yang panjang]

5. Prinsip berkesadaran dalam pembelajaran ditunjukkan oleh murid yang…

a. Menghapal semua materi pelajaran tanpa diminta oleh guru

b. Aktif menunggu penjelasan guru untuk mendapatkan pemahaman komprehensif

c. Belajar serius karena didorong oleh persaingan kecerdasan artifisial dengan temannya

d. Pahami tujuan dan mampu mengatur dirinya sendiri

6. Manakah contoh penerapan dimensi profil lulusan dalam pembelajaran?

a. Guru mendorong murid browsing mencari pengetahuan lalu guru mengkritisi hasil kerja murid

b. Murid menghapal konsep dan guru melombakan melalui quiz

c. Guru memfasilitasi diskusi kelompok yang aktif dan kritis untuk memecahkan satu masalah kekinian

d. Guru memberikan tugas proyek yang menantang pada murid lalu guru memberi kebebasan dalam berkarya tanpa bimbingan

7. Seorang guru merancang pembelajaran yang untuk menyelesaikan masalah nyata di sekitar kelas melalui proyek STEM, melibatkan komunitas, serta penggunaan teknologi digital. Jika dikaitkan dengan kerangka kerja Pembelajaran Mendalam, praktik tersebut menunjukkan…

a. Pengalaman belajar komprehensif yang memastikan ketercapaian kecerdasan artifisial pembelajaran mendalam

b. Integrasi seluruh komponen dalam kerangka pembelajaran

c. Pemanfaatan teknologi digital yang diwajibkan dalam pembelajaran mendalam

d. Upaya penerapan prinsip pembelajaran secara terpadu dalam pengalaman belajar yang konstekstual

8. Menurut UNESCO (2023), etika penggunaan kecerdasan artifisial dalam pendidikan mencakup tiga prinsip utama, yaitu…

a. Transparansi, akuntabilitas, dan berpihak pada kepentingan murid

a. Efisiensi, kecepatan dan penghematan biaya

b. Kebebasan, otonomi dan kemandirian

c. Transparansu, kompetisi dan inovasi

9. Pak Arief menyusun draf materi IPA, lalu menuliskan pertanyaan pada mesin kecerdasan artifisial: "Apa kelemahan dari materi yang saya tulis ini?" Tindakan Pak Arief paling tepat mencerminkan prinsip…

a. Cognitive offloading demi mendapatkan efisiensi waktu

b. Menjadikan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu bukan menggantikan proses berfikir

c. Transparansi penggunaan kecerdasan artifisial

d. Kurasi konten pedagogis

10. Seorang guru meminta murid untuk mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitar, membuat solusi berbasis data, lalu melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh. Jika dikaitkan dengan taksonomi SOLO, aktivitas tersebut menunjukkan bahwa murid telah mencapai tahap

a. Unistruktural

b. Multistruktural

c. Relasional hingga berpikir abstrak yang diperluas

d. prastruktuural

Kamis, 20 Agustus 2026

Soal dan kunci jawaban modul 3: Pola Pikir Bertumbuh - KKA SMP

 Modul 3

1. Seorang pendidik memiliki etos kerja tinggi, pantang menyerah, dan sangat disiplin, namun ia kerap bersaing secara tidak sehat dengan rekan sejawat dan tidak peduli dampak perilakunya terhadap ekosistem sekolah. Kondisi ini menggambarkan ...

a. Karakter moral yang kuat tanpa karakter performa

b. Growth mindset yang sudah berkembang secara menyeluruh

c. Karakter performa yang bekembang tanpa diimbangi karakter moral

d. Fixed mindset yang terselubung dalam perilaku produktif

2. Perhatikan dua umpan balik berikut ketika murid berhasil mengerjakan tugas. (P) "Kamu memang anak paling cepat dan paling cerdas di kelas ini!" (Q) "Ibu perhatikan kamu menggunakan strategi pemecahan masalah yang baru hari ini. Fokusmu sangat efektif!" Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaandampak keduanya?

a. Umpan balik P menanamkan fixed mindset karena berbasisi atribut bawaan, sedangkan Q membangun resiliensi karena berfokus pada proses dan strategi

b. Umpan balik P dan Q sama sama efektif selama disampaikan dengan tulus oleh pendidik

c. Umpan balik P mendorong growth mindset karena memberikan motivasi positif sedangkan Q terlalu teknis

d. Umpan balik Q kurang tepat karena tidak memberikan apresiasi emosional yang dibutuhkan murid

 

3. Manakah pernyataan berikut yang merupakan contoh bahasa pola pikir tetap pada level pendidik?

a. Mari kita analisa bagian mana yang paling sulit dan coba startegi berbeda besok

b. Saya belum menguasai aplikasi papan interaktif digital ini, perlu waktu untuk belajar

c. Metode pembelajaran mendalam ini terlalu rumit buat saya, lebih baik pakai cara lama saja

d. Kesulitan ini justru membuat saya ingin memcari cara yang lebih efektif

 

4. Dalam kerangka Deep Learning (Pembelajaran Mendalam), mindset, skillset, dan toolset memiliki hierarki yang jelas. Mengapa mindset ditempatkan sebagai fondasi utama di antara ketiganya?

a. Karena mindset lebih mudah dilatih dibandingkan skilset dan toolset sehingga harus diprioritaskan

b. Karena mindset berfungsi menentukan bagaimana seseorang memaknai kapasitas dirinya dirinya dan menggerakkan tindakan dan menjadi prasyarat perkembangan skilset dan toolset

c. Karena mindset bersifat permanen dan tidak berubah sehingga harus dikenali sejak awal sebelum pelatihan dimulai

d. Karena mideset mencakup semua keterampilan teknis yang dibutuhkan pendidik dalam menerapkan pembelajaran mendalam

5. Hasil pemetaan profil pola pikir kelas menunjukkan bahwa sebagian besar murid langsung menyerah saat menghadapi soal HOTS. Apa tindakan yang paling tepat dilakukan pendidik berdasarkan data pemetaan tersebut?

a. Melabeli murid-murid tersebut sebagai ber-fixed mindset dan memisahkan mereka dari murid bergrowth

b. Melaporkan data tersebut kepada orangtua sebagai bukti rendahnya motivasi belajar murid

c. Menjadikan data tersebut sebagai baselin untuk merancang intervensi pembelajaran yang membangun resiliensi

d. Menurunkan tingkat kesulitan soal agar murid tidak mengalami kegagalan berulang

6. Seorang guru SMA mengisi instrumen asesmen diri 20 soal dan memperoleh Grand Total skor 25. Berdasarkan tabel kategori mindset, guru tersebut terindikasi berada pada kategori ...

a. F

b. FG

c. GF

d. G

7. Seorang kepala sekolah menolak program inovasi karena merasa sekolahnya tidak akan mampu berubah. Perilaku ini paling tepat dikaitkan dengan ciri pola pikir tetap karena ...

a. Kepala sekolah memandang kapasitas institusi sebagai atribut statis yang tidak dpat berkembang

b. Kepala sekolah tersebut tidak memiliki karakter performa seperti ketekunan dan disiplin diri

c. Kepala sekolah tidakmemiliki kompetensi teknis untuk mengelola program inovasi

d. Kepala sekolah kurang mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan setempat

8. Mengapa menambahkan kata "belum" pada kalimat negatif dianggap intervensi yang berdampak besar dalam transformasi pola pikir?

a. Karena kata”belum” berfungsi sebagai pujian yang mendorong murid merasa lebih percaya diri secara instan

b. Karena kata”belum” memberi sinyal kepada otak bahwa kemampuan masih dapat diraih melalui usaha, ketekunan atau perubahan strategi

c. Karena kata”belum” megalihkan perhatian murid dari kegagalam menuju keberhasilan orang lain

d. Karena kata”belum” meupakan bentuk umpan balik sumatif yang menunda penilaian akhir

 

9. Seorang pendidik membuka pembelajaran IPA dengan pertanyaan: "Apa risiko etis jika teknologi energi terbarukan ini diterapkan tanpa mempertimbangkan kelestarian lingkungan?" Pertanyaan pemantik ini termasuk dalam dimensi

a. Regulasi diri dan strategi mengatasi kebuntuan belajar

b. Regulasi diri dan strategi mengatasi kebuntuan belajar


c. Manfaat positif dan kontribusi sosial dari pengetahuan

d. Risiko moral dan konsekuensi etis dari pengetahuan

 

10. Seorang pendidik merancang pertanyaan refleksi di akhir pembelajaran: "Strategi apa yang paling berhasil kamu gunakan hari ini? Apa yang kamu pelajari dari kesalahan yang kamu buat?" Langkah ini termasuk dalam intervensi …

a. Refleksi berbasis growth mindset dan metakognisi di akhir sesi pembelajaran

b. Integrasi umpan balik formatif yang berfokus pada apresiasi usaha murid di kegiatan inti

c. Penanaman kesadaran tujuan di awal pembelajaran agar murid menyadari relevansi materi

d. Perancangan aktivitas berjenjang (scafffolding) yang mengapresiasi proses pembelajaran

 

Rabu, 19 Agustus 2026

Soal dan Kunci Jawaban Modul: Inkuiri Kolaboratif: Mengubah Kelas Menjadi Laboratorium Pembelajaran - KKA SMP

 1. Seorang pendidik menemukan bahwa hasil belajar murid pada materi tertentu rendah. Setelah ditelaah, tersedia data berupa nilai asesmen, catatan observasi kelas, dan refleksi pembelajaran. Langkah yang paling tepat dilakukan pada tahap awal inkuiri kolaboratif adalah …

 

a. Menggunakan pengalaman mengajar sebelumnya untuk menentukan strategi pembelajaran

b. Menyusun langkah pembelajaran baru yang lebih bervariasi

c. Mengidentifikasi masalah pembelajaran dan menganalisiss data yang tersedia

d. Melaksanakan pembelajaran dengan metode yang berbeda dari sebelumnya

2. Dalam suatu pembelajaran, pendidik melakukan refleksi secara mandiri dan menyimpulkan bahwa murid kurang aktif dalam diskusi. Namun, tidak ada data yang digunakan dan tidak melibatkan rekan sejawat. Jika dibandingkan dengan inkuiri kolaboratif, perbedaan utama dari situasi tersebut adalah

a. Refleksi dilakukan setelah pembelajaran, sedangkan inkuiri kolaboratif dilakukan sebelum pembelajaran

b. Refleksi digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar, sedangkan inkuiri kolaboratif untuk merancang pembelajaran

 

 

c. Refleksi dilakukan secara individu sedangkan inkuiri kolaboratif melibatkan analisis bersama berbasis data

d. Refleksi berfokus pada hasil belajar, sedangkan inkuiri kolaboratif berfokus pada penyampaian materi

3. Dalam sebuah kelompok kerja, pendidik telah menyepakati masalah rendahnya partisipasi murid dalam diskusi. Namun, saat menyusun rencana, sebagian anggota hanya mengusulkan strategi berdasarkan pengalaman pribadi tanpa mengacu pada data yang telah dikumpulkan. Tindakan yang paling tepat agar perencanaan tetap sesuai prinsip inkuiri kolaboratif adalah …

 

a. Menggunakan pengalaman mengajar sebagai dasar utama dalam menentukan strategi pembelajaran

b. Menyusun strategi pembelajaran yang paling mudah diterapkan oleh seluruh anggota kelompok

c. Mengarahkan kelompok untuk menganalisis kembali data sebelum menentukan strategi perbaikan

d. Menentukan strategi berdasarkan kesepakatan mayoritas anggota kelompok kerja

 

4. Dalam upaya membangun komunitas belajar profesional, kelompok kerja secara rutin melakukan diskusi berbasis data, refleksi bersama, dan perbaikan pembelajaran. Dampak utama dari praktik tersebut adalah ….

 

a. Terbentuknya kebiasaan berbagi pengalaman dengan kegiatan kelompok kerja

b. Tersusunnya berbagai perangkat pembelajaran yang dapat digunakan oleh pendidik

c. Meningkatnya koordinasi antar pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran

d. Meningkatnya kualitas pembelajaran melalui perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan

 

5. Pengelolaan kelompok kerja yang efektif ditunjukkan dengan kelompok kerja telah menyusun rencana implementasi pembelajaran dan menetapkan jadwal pelaksanaan. Salah satu pendidik melaksanakan pembelajaran, sementara pendidik lain bertugas sebagai pengamat. Agar implementasi memberikan data yang bermakna, tindakan yang paling tepat dilakukan pengamat adalah …

 

a. Mencatat seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan pendidik selama proses berlangsung

b. Mengamati keterlibatan murid dan mencatat bukti perilaku yang sesuai dengan fokus masalah

c. Menilai keterampilan mengajar pendidik berasarkan kesesuaiann dengan rencana pembelajaran

d. Mendokumentasikan kegiatan pembelajaran untuk disusun menjadi laporan kegiatan kelompok

6. Dalam proses analisis, pendidik menggunakan teknik 5 Whys dan menemukan bahwa akar masalah terletak pada strategi pembelajaran yang belum memberi ruang diskusi. Tindakan yang paling tepat pada tahap design adalah …

 

a. Mengumpulkan data tambahan untuk memastikan masalah yang terjadi

b. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah dibuat

c. Melakukan refleksi terhadap hasil pembelajaran sebelumnya

d. Merancang strategi pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif murid

 

 

7. Setelah simulasi, pendidik menemukan bahwa strategi yang digunakan belum mampu meningkatkan keterlibatan semua murid. Data diperoleh dari hasil observasi dan catatan selama simulasi. Langkah yang paling tepat pada tahap Measure – Reflect – Change adalah …

a. Menggunakan hasil pengamatan untuk menyusun laporan pembelajara

B. Mengidentifikasi bagian yang belum efektif dan merancang perbaikan

C. Menyusun kembali indikator pembelajaran untuk pertemuan berikutnya

D. Mengembangkan variasi aktivitas pembelajaran berdasarkan rencana awal

8. Dalam kelompok kerja, pendidik telah mengidentifikasi masalah pembelajaran berbasis data. Namun, saat menentukan fokus inkuiri, setiap pendidik mengusulkan masalah yang berbeda sesuai dengan kondisi kelas masing-masing. Langkah yang paling tepat agar proses tetap kolaboratif adalah

a. Memilih masalah yang paling mudah diselesaikan oleh seluruh anggota kelompok kerja

b. Menyepakati satu masalah bersama yang relevan dan berdampak bagi sebagian besar murid

C. Membagi kelompok menjadi beberapa tim kecil sesuai dengan masalah yang diusulkan

D. Menentukan masalah berdasarkan pengalaman pendidik yang paling lama mengajar