Senin, 06 Januari 2020

Kamis, 02 Januari 2020

Quis Perbandingan




Mari bergabung di https://quizizz.com/join
Jangan lupa ketik kode:524019 ketik nama....mainkan...

Rabu, 01 Januari 2020

PERBANDINGAN




ARTI PERBANDINGAN
Perbandingan adalah suatu cara untuk membandingkan dua nilai atau lebih dari suatu besaran yang sama.
Perbandingan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya: Perbandingan usia ayah dan anak, perbandingan tinggi, perbandingan berat badan, dan lainnya. Perbandingan biasanya dinyatakan dengan simbol ( : ) 
Sebagai ilustrasi perhatikan contoh berikut :
a. Usia Ayah 45 tahun dan usia ibu 40 tahun, sedangkan usia Ali 15 tahun serta usia Ani 10 tahun.
Perbandingan usia ayah dan ibu = 45 tahun : 40 tahun = 45 : 40 = 9 : 8
Perbandingan Usia Ali dan Ani = 15 tahun : 10 tahun = 15 : 10 = 3 : 2
Perbandingan usia Ayah dan Ali = 45 tahun : 15 tahun = 45 : 15 = 3 : 1



Cara menyederhana kan perbandingan:
1.    Pada perbandingan antara besaran yang berbeda, bisa diubah keduanya ke jenis satuan terkecil.
2.    Kedua sisi dibagi dengan nilai yang sama, sampai keduanya tidak bisa dibagi lagi.
3.  Atau bagikan kedua sisi dengan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari kedua sisi.

Skala
Istilah skala sering kita jumpai kalau kita membuka peta/atlas.
Jika pada peta tertulis skala 1 : 5.000.000, berarti :
1 cm pada peta mewakili 5.000.000 cm jarak yang sebenarnya, atau
1 cm pada peta mewakili 50.000 m jarak yang sebenarnya, atau
1 cm pada peta mewakili 50 km jarak yang sebenarnya
Skala adalah perbandingan ukuran pada gambar (cm) dengan ukuran sebenarnya (cm) Tampak bahwa skala menggunakan satuan cm untuk dua besaran yang dibandingkan Perlu diingat bahwa : 1 km = 1.000 m = 100.000 cm.



Rumus Skala:
section-media

Rumus Jarak pada peta:
section-media

Rumus Jarak sebenarnya:
section-media
Contoh berikut menjelaskan bagaimana kita menggunakan skala pada sebuah peta.

a. Pada sebuah peta jarak tempat A dan B adalah 3 cm, padahal jarak A dan B sebenarnya 450 km.
Tentukan skala yang dipergunakan pada peta tersebut !
Jawab :
Skala = Ukuran pada peta : Ukuran yang sebenarnya
           = 3 cm : 450 km
          = 3 cm : 45.000.000 cm (pada skala harus menggunakan satuan cm)
            = 3 : 45.000.000
             = 1 : 15.000.000
b. Pada sebuah peta jarak kota A ke kota B adalah 8 cm. Jika skala peta itu adalah 1 : 500.000, maka berapakah jarak sebenarnya kedua kota tersebut ?
Jawab :
Skala 1 = 500.000 berarti 1 cm pada peta mewakili jarak 500.000 cm jarak sesungguhnya, atau 1 cm pada peta mewakili jarak 5 km jarak sesungguhnya.
c. Sebuah peta menggunakan skala 1 : 25.000.000 . Jika jarak dua tempat sebenarnya 300 km, berapakah jarak kedua tempat itu pada peta ?
Jawab :
Skala 1 : 25.000.000
Artinya 1 cm pada peta mewakili 25.000.000 cm jarak sesungguhnya, atau 1 cm pada peta mewakili 250 km jarak sesungguhnya.
Jadi jarak kedua tempat itu pada peta adalah 300 : 250 = 1,2 cm

Suatu maket perumahan dibuat dengan skala 1: 200. Ukuran setiap rumah dalam tersebut adalah 8cm × 4cm.
a. Hitunglah panjang dan lebar rumah sebenarnya
b. Perbandingan luas rumah pada maket dengan luas sebenarnya
Penyelesaian:
a. Skala maket 1 : 200
Panjang rumah pada maket = 8cm
Lebar rumah pada maket = 4cm
Misalkan P adalah panjang rumah sebenarnya dan L adalah lebar rumah sebenarnya, sehingga panjang rumah sebenarnya dapat ditentukan dengan menggunakan prinsip perbandingan berikut:
section-media
Jadi, panjang rumah sebenarnya adalah 1600cm atau 16m.

Lebar rumah sebenarnya dapat ditentukan sebagai berikut:
section-media
b. Luas rumah pada maket = 8cm × 4cm = 32cm2
Luas rumah sebenarnya = 16m × 8m = 128m2
Jadi, perbandingan luas rumah pada maket dengan luas rumah sebenarnya adalah:

section-media
Jenis Perbandingan
a.     Perbandingan Senilai
Perbandingan senilai berkaitan dengan perbandingan dua buah besaran, di mana jika besaran yang satu berubah naik/turun, maka besaran yang lain juga berubah naik/turun.
Contoh masalah yang berkaitan dengan perbandingan senilai adalah :
o   Jumlah barang yang dibeli dengan harga yang harus di bayar
o   Jumlah konsumsi bahan bakar dan jarak yang ditempuh
o   Jumlah kaleng cat dan luas permukaan yang bisa di cat

Cara menyelesaikan masalah perbandingan senilai adalah dengan :
a. Menentukan nilai satuan
Dilakukan dengan menentukan nilai satuan dari besaran yang dibandingkan, baru kemudian dikalikan dengan besaran yang ditanyakan.
b. Menuliskan perbandingan senilai
Dilakukan dengan perbandingan langsung antara dua keadaan atau lebih
b.    Perbandingan Berbalik Nilai
Perbandingan berbalik nilai berkaitan dengan membandingkan dua buah keadaan di mana jika besaran yang satu bertambah/berkurang maka besaran yang lain berkurang/bertambah.
Masalah yang berkaitan dengan perbandingan berbalik nilai antara lain :
o   Banyaknya pekerja dengan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan (untuk pekerjaan yang sama)
o   Kecepatan dengan waktu tempuh (untuk jarak yang sama)
o   Banyaknya ternak dan waktu untuk menghabiskan makanan tersebut (untuk jumlah makanan ternak yang sama)
Lebih lengkapnya pelajari yang di bawah ini



ada topik kali ini kalian akan mempelajari tentang menyelesaikan masalah - masalah dalam kehidupan nyata yang berkaitan dengan proporsi.
section-media
adalah suatu proporsi jika dan hanya jika ad = bc.
Marilah kita pelajari bagaimana menyelesaikan masalah proporsi dengan bantuan tabel dan grafik.
1. Perbandingan senilai 
Ciri permasalahan yang berkaitan dengan perbandingan senilai dapat kalian lihat dari contoh berikut ini.
Contoh:
Seorang pedagang membeli 25 karung yang berisikan semangka dengan total berat 3 kuintal. Setelah semua semangka dihitung ternyata terdapat 150 semangka. Berapakah berat semangka yang dibeli pedagang jika:
a. pedagang hanya membeli 42 semangka yang besarnya sama.
b. pedagang hanya membeli 120 semangka semangka yang besarnya sama.
Jawab:
Dari soal di atas pedagang membeli 300kg semangka (3 kuintal = 300kg) dan mendapat 150 semangka.
section-media
a. Jika pedagang hanya membeli 42 semangka maka beratnya adalah 42 × 2 kg = 84 kg
b. Jika pedagang hanya membeli 120 semangka maka beratnya adalah 120 × 2 kg = 240 kg
Data banyak semangka dan beratnya dapat disajikan dalam tabel 1 berikut ini:
section-media

Data pada tabel di atas dapat disajikan pada koordinat kartesius seperti di bawah ini:
section-media

Dari data pada tabel dan grafik, kalian dapat mengambil kesimpulan bahwa:
1) Pada tabel 1, semakin banyak buah semangka yang dibeli, maka semakin bertambah beratnya. Semakin sedikit buah semangka yang dibeli maka semakin berkurang beratnya.
2) Coba kalian perhatikan tabel 1, kemudian perhatikan baris ke-1 dan baris ke-3;
section-media
Ternyata perbandingan banyak semangka pada baris ke-1 dan ke-3 senilai dengan perbandingan berat semangka pada baris tersebut.
Demikianlah seterusnya untuk perbandingan dua baris yang berbeda. Perbandingan dengan ciri seperti itu disebut dengan perbandingan senilai.

Proporsi yang berlaku pada baris ke-1 dan ke-3 adalah
section-media
3) Jika ditarik kurva yang melalui pasangan titik perbandingan, maka kurva tersebut berupa garis lurus.

2. Perbandingan berbalik nilai
Ciri permasalahan yang berkaitan dengan perbandingan berbalik nilai dapat kalian lihat dari contoh berikut ini.
Contoh:
Ibu menyediakan 3 dosin cupcake untuk acara arisan keluarga. Undangan telah disebarkan untuk 18 tamu undangan. Berapakah banyak cupecake yang diterima tamu jika cupcake dibagi rata untuk setiap tamunya?
a. apabila ternyata tamu yang hadir adalah 12 tamu.
b. apabila ternyata tamu yang hadir adalah 9 tamu.
c. apabila ternyata tamu yang hadir adalah 4 tamu.
Jawab:
Dari soal di atas kita ketahui bahwa berapapun tamu yang akan hadir, ibu hanya mempersiapkan 3 dosin cupcake. Total cupcake yang disediakan adalah 3 × 12 = 36 cupcake.
  • Dengan demikian jika semua tamu hadir maka cupcake yang diterima setiap tamu =
section-media

a. Jika tamu yang hadir 12, maka cupcake yang diterima tamu =
section-media
b. Jika tamu yang hadir 9, maka cupcake yang diterima tamu =
section-media
c. Jika tamu yang hadir 4, maka cupcake yang diterima tamu =
section-media

Data tersebut dapat disajikan pada tabel berikut ini:
section-media

Data pada tabel 2 dapat disajikan pada koordinat kartesius seperti di bawah ini:
section-media
Dari data pada tabel 2 dan grafik 2, kalian dapat mengambil kesimpulan bahwa:
1) Pada tabel 2, semakin banyak tamu yang hadir, maka semakin sedikit jatah cupcake yang diterima tamu.
2) Coba kalian perhatikan tabel 2 kemudian perhatikan baris ke-1 dan baris ke-2;
section-media
Ternyata perbandingan banyak tamu pada baris ke-1 dan ke-2 berkebalikan dengan perbandingan banyak cupcake pada baris tersebut. Demikianlah seterusnya untuk perbandingan dua baris yang lain. Perbandingan dengan ciri seperti itu disebut dengan perbandingan berbalik nilai.
Proporsi yang berlaku pada baris ke-1 dan ke-2 adalah
section-media
3) Jika ditarik kurva yang melalui pasangan titik perbandingan, maka kurva tersebut berupa garis lengkung.

Contoh:
Sebuah proyek pembuatan jembatan memerlukan 6 pekerja untuk menyelesaikan proyek tersebut dalam waktu 27 minggu. Berapa hari yang diperlukan untuk menyelesaikan jembatan apabila pekerja ditambah 12 orang pekerja?
Jawab:
Soal tersebut merupakan soal proporsi berupa perbandingan berbalik nilai karena semakin banyak pekerja maka semakin sedikit waktu yang digunakan untuk menyelesaikan proyek jembatan.
Total pekerja menjadi 6 + 12 = 18 pekerja. Misalkan n adalah banyak minggu yang dibutuhkan oleh 18 orang pekerja.
Apabila data disajikan dalam tabel menjadi sebagai berikut:
section-media
section-media
n = 9 minggu = 9 minggu × 7 = 63 hari
Banyak hari yang dibutuhkan oleh 18 pekerja adalah 63 hari.

Contoh:
Ayah menghabiskan bensin sebanyak 10 liter untuk menempuh perjalanan ke luar kota sejauh 4 kilometer. Berapakah bensin yang dibutuhkan ayah jika ayah menempuh perjalanan sejauh 14 kilometer?
Jawab:
Soal tersebut merupakan soal proporsi berupa perbandingan senilai karena semakin jauh jarak tempuh ayah, akan semakin banyak bensin yang ia habiskan. Misalkan m adalah banyak bensin yang dihabiskan saat menempuh jarak 14 km. Bila data disajikan pada sebuah tabel menjadi:
section-media
section-media

Jadi, bensin yang dibutuhkan ayah untuk menempuh jarak 14 kilometer adalah sebanyak 35 liter.









Minggu, 01 Desember 2019

VIDEO PEMBELAJARAN LUAS PERMUKAAN BANGUN RUANG SISI DATAR

Untuk lebih memahami materi Bangun ruang Sisi Datar khususnya lVolume  Bangun Ruang Sisi Datar silahkan disimak video di bawah inihttps://www.youtube.com/watch?v=QdkwHZgacbc&feature=youtu.be

Rabu, 27 November 2019

KISI-KISI UN 2019/2020

Untuk kalian siswa-siswi kls IX yang akan menghadapi UN ini adalah kisi-kisinya

Rabu, 13 November 2019

LATIHAN SOAL PAS-3

TO MATEMATIKA -1

Untuk kalian siswa-siswi kls IX yang akan menghadapi UN...Silahkan dicoba soalnya

LATIHAN SOAL PAS-2

TO MATEMATIKA-2

Untuk kalian siswa-siswi kls IX yang akan menghadapi UN...Silahkan dicoba soalnya

Selasa, 12 November 2019

LATIHAN SOAL PAS KLS VII


Mari bergabung di https://quizizz.com/join Jangan lupa ketik  Kode : 740728  ketik nama....mainkan....

Senin, 11 November 2019

Tutorial membuat Soal di google Form



  
Google Form merupakan platform yang diciptakan oleh Google yang dikhususkan untuk penyediaan layanan formulir secara online.
Guru adalah ujung tombak dunia pendidikan. Tugas utama guru adalah memfasilitasi proses pembelajaran agar siswa mampu belajar seoptimal mungkin. Untuk itu, guru membutuhkan banyak waktu supaya mampu fokus menyiapkan materi dan memberikan umpan balik.
Soal online mampu menyelamatkan waktu Guru yang sangat berharga. Guru akan diselamatkan dari aktivitas administratif yang sangat menghabiskan waktu. Otomasi skoring asesmen online memotong waktu koreksi tugas dan menghemat banyak waktu Guru sehingga Guru bisa fokus memberikan umpan balik pada siswa.
Google Form menyediakan beragam pilihan tipe pertanyaan. Beberapa yang cocok digunakan untuk membuat soal ialah:
1.      Pilihan majemuk
2.      Isian singkat
3.      Isian panjang (esai)
4.      Centang
5.      Skala
Google Form menyediakan pilihan untuk membuat setiap soal wajib diisi. Dengan begitu, responden tidak akan bisa mengirim responnya sebelum mengisi setiap soal yang ditandai wajib. Jika ada soal yang terlewat, responden akan mendapatkan peringatan bahwa ada soal yang belum diisi
Dengan Google Form Anda bisa mengelola dan menganalisis survey dengan benar dan mendapatkan hasil instan yang tepat. Anda juga bisa lho meringkas hasil survey dengan mengubahnya menjadi grafik atau diagram. dan dapat pula digunakan untuk membuat soal online, tidak sulit kok perhatikan langkah-langkah  membuat Soal Online di google Form di bawah ini

Jumat, 08 November 2019

Pengalaman mengikuti diklat DDGCQ





Saya mengikuti diklat daring yang diselenggarakan oleh Matematika Nusantara (MN), yang merupakan wadah berkumpulnya semua guru matematika se nusantara dari timur ke barat. Kami belajar, berbagi, memotivasi, dan mengispirasi (B2M2) satu sama lainnya. B2M2 memang menyatukan kami.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan Matematika Nusantara di penghujung tahun 2019 ini adalah Diklat Dalam Pembelajaran dan Penilaian Online Google Classroom dan Quizizz (DDGCQ). Dilaksanakannya diklat ini dengan harapan mampu membekali kami membuat kelas digital atau kelas maya serta mampu membuat game interaktif di dalam kelas bersifat online dan menyenangkan untuk proses pembelajaran dan penilaian di kelas. Sebagai persiapan siswa menghadapi kemajuan ilmu dan teknologi.
Dengan mentor Bapak Moch Fatkoer Rohman dan Bapak Dudi Wahyudi
Pelaksanaan Kegiatan di sekolah:






Sungguh pembelajaran yang sangat menyenangkan bagi guru dan siswa, siswa yang dengan antusias 
belajar…..
Keseruan saat game live..
Semoga kelak pembelajaran ini dapat diterapkan di sekolah
Diklat daring ini sangat mengasikkan setiap permasalahan langsung di respon baik oleh fasilitaor dan sesama peserta diklat. 
Adanya video tutorial yang membantu kami dalam mempelajari hal baru. Tidak ada kata malu untuk bertanya ketika kita ingin mendapatkan hal baru. Semoga pendidikan di Indonesia semakin maju dan dapat bersaing dengan negara luar. Semoga akan terlahir SDM yang dapat dibanggakan pada abad ke-21 ini.
Terimakasih atasa ilmunya Bapak Moch Fatkoer Rohman dan  Bapak Dudi Wahyudi
Terimakasih siswa-siswa kls VII-F - VII-K tahun pelajaran 2019-2020 yang telah bergabung dan bermain bersama



Minggu, 03 November 2019

Pembekalan Calon Guru Inti Program PKP berbasis Zonasi


Kegiatan dilaksanakan tanggal 28 Oktober s/d 4 Novel 2019 bertempat di Grand Pasundan Convention Hotel
Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan mampu:
1.       Memfasilitasi materi pembekalan Instruktur berupa konsep Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), Penguatan Pendidikan
Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN), Pengembangan
Pembelajaran, Penilaian dan Praktik Pembelajaran berorientasi Higher Order
Thinking Skills
(HOTS), serta strategi fasilitasi kegiatan Program Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi,
2.       Memfasilitasi transfer knowledge baik teori maupun praktik pembelajaranberorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang terintegrasi 5 (lima) unsur Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Literasi,
3.       Memfasilitasi kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi sesuai dengan skenario pembelajaran

MATERI YANG DIBERIKAN:
A.       Kebijakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi.
Materi ini membahas tentang kebijakan pendidikan tentang pedoman dan juknis pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi
B.      Integrasi PPK dan GLN dalam pembelajaran Berbasis HOTS
Materi ini membahas tentang integrasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan
Gerakan Literasi Nasional (GLN) dalam kegiatan pembelajaran berorientasi HOTS. Nilai utama PPK yang harus terintegrasi yaitu religiositas, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.
C.       . Konsep dan Pendalaman Materi Pembelajaran Berorientasi HOTS.
Materi ini membahas tentang pengertian HOTS, karakteristik, aspek, dimensi pengetahuan dan dimensi konsep berpikir, serta mengkaji materi pada unit pembelajaran. Kegiatan ini dilengkapi diskusi terbimbing dengan mencermati video pembelajaran sebagai sumber dalam pembelajaran berorientasi HOTS.
D.      Pengembangan Pembelajaran Berorientasi HOTS.
Materi ini membahas tentang kegiatan pembelajaran yang melibatkan aktifitas
[H1] peserta didik dengan menggunakan model-model pembelajaran dalam
mencapai kecakapan abad 21.
E.       Penilaian Berorientasi HOTS.
 Materi ini membahas tentang pengembangan penyusunan penilaian pengetahuan dalam pembelajaran berorientasi HOTS.
F.       Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Materi ini, peserta mereview bahan pembelajaran dari Unit Materi Pembelajaran dan
mengembangkan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
berorientasi HOTS.
G.      Praktik Pembelajaran HOTS dalam bentuk Peer Teaching.
Pada materi ini, peserta melakukan Peer Teaching Pembelajaran HOTS berdasarkan
RPP yang telah disusun.
H.      Strategi Fasilitasi.
Materi ini membahas tentang strategi fasilitasi pada Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi.
I.        Pengenalan Kelas Pendampingan Online.
Pada materi ini peserta masuk ke kelas pendampingan online dan melakukan aktivitas pembelajaran berupa latihan pendampingan online pada sesi latihan.
J.        Rencana Tindak Lanjut.
Materi ini membahas tentang penyusunan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh peserta setelah mengikuti kegiatan pembekalan.
Dan jangan lupakanTes Awal dan Tes Akhir. tes awal untuk melihat kemampuan awal peserta sebelum mengikuti pembekalan dan melakukan tes akhir untuk melihat kemampuan peserta setelah mengikuti pembekalan.
                      Fasilitator : Ibu Tina Agustina,  dan Ibu Estina Ekawati





                                           Berfoto seteleah peer teaching



Berfoto setelah selesai kegiatan

Berfoto dengan sesama peserta Kota Bandung dan fasilitator
Penutupan






 [H1]