Jumat, 07 Februari 2020
Quis Sudut
Mari bergabung di https://quizizz.com/join
Jangan lupa ketik kode:game .092829 ketik nama....mainkan..
Senin, 03 Februari 2020
LATIHAN SOAL UN SMP
1.Syarat dua bangun datar dikatakan sebangun apabila:
(i) Sudut – sudut yang bersesuaian sama besar
(ii) Sisi – sisi yang bersesuaian mempunyai perbandingan yang sama
(iii) Memiliki luas bangun yang sama besar
(iv) Memiliki keliling yang sama besar
Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh….
- (i) dan (iii)
- (ii) dan (iii)
- (i) dan (ii)
- (i) dan (iv)
Jawaban: C. (i) dan (ii)
Pembahasan: dua bangun datar dapat dikatakan sebangun apabila memenuhi 2 syarat berikut, yaitu :
Sudut yang bersesuaian sama besar dan sisi yang bersesuaian mempunyai perbandingan yang sama.
- 3 m
- 3,5 m
- 4 m
- 4,5 m
Jawaban: B
Pembahasan:


3. Diberikan dua buah persegi panjang ABCD dan persegi panjang PQRS seperti gambar berikut:

Kedua persegi panjang tersebut adalah sebangun. Luas dan keliling persegi panjang PQRS adalah….

Jawaban: B. 

Pembahasan:
Perbandingan panjang garis AB dengan AD bersesuaian dengan perbandingan panjang garis PQ dengan PS. Sehingga
Perbandingan panjang garis AB dengan AD bersesuaian dengan perbandingan panjang garis PQ dengan PS. Sehingga

Panjang PQ = 24 cm
Luas persegi panjang 
Keliling persegi panjang PQRS = 2 x (PQ + PS) = 2 x (24 cm + 6 cm) = 60 cm

Keliling persegi panjang PQRS = 2 x (PQ + PS) = 2 x (24 cm + 6 cm) = 60 cm
4. Perhatikan gambar berikut!

Panjang DE adalah….
- 18 cm
- 20 cm
- 22 cm
- 24 cm
Jawaban: A. 18 cm
Pembahasan:

5. Perhatikan gambar di bawah ini!

Diketahui bahwa: AB = 8 cm , BC = 6 cm, DE = 12 cm dan DF = 10 cm.
Sisi – sisi yang bersesuaian adalah….

Jawaban: D. 

Pembahasan: sisi bersesuaian adalah sisi yang menghadap sudut yang sama, jadi

6. Sebuah kaleng berbentuk tabung berjari-jari 5 cm mempunyai tinggi 20 cm. Luas kaleng tersebut adalah.…

Jawaban: D.

Pembahasan: diketahui bahwa r = 5 cm, dan t = 20 cm

7. Volume kerucut yang berdiameter 12 cm dan panjang garis pelukisnya 10 cm adalah.…

Jawaban: C. 

Pembahasan: diketahui bahwa d = 12 cm, maka r = 6 cm dan s = 10 cm

8. Luas permukaan bola adalah
. Jika π = 3,14 maka volume bola tersebut adalah….
. Jika π = 3,14 maka volume bola tersebut adalah….
Jawaban: C. 

Pembahasan: diketahui bahwa L =
dan π = 3,14
dan π = 3,14
9. Sebuah kerucut yang panjang garis pelukisnya 25 cm, diketahui luas selimutnya
. Volume kerucut tersebut adalah.…
. Volume kerucut tersebut adalah.…
Jawaban: A. 

Pembahasan: diketahui bahwa s = 25 cm, dan 


kemudian mencari tinggi kerucut

kemudian mencari volume = 


10. Sebuah tangki air berbentuk tabung dengan jari – jari 60 cm dan tinggi 1,4 m akan diisi air sampai penuh. Banyaknya air yang mengisi tangki adalah …liter.
- 1.864 liter
- 1.584 liter
- 1.684 liter
- 1.464 liter
Jawaban: B. 1.584 liter
Pembahasan: diketahui bahwa r = 60 cm dan t = 1,4 m atau 140 cm

11.Suhu di suatu kota pada pukul 08.00 adalah 14⁰C. Saat ini semakin siang, suhu naik 3⁰C setiap jam sampai pukul 12.00. Kemudian, setelah pukul 12.00 suhu menurun sebesar 2⁰C setiap 2 jam. Suhu di kota itu pada pukul 20.00 adalah ....
A. -2⁰C
B. 6⁰C
C. 18⁰C
D. 24⁰C
Jawaban: C
Suhu pada pukul 08.00 = 14⁰C
Suhu pada pukul 12.00
= 14⁰C + (4 x 3⁰C)
= 14⁰C + 12⁰C
= 26⁰C
Suhu pada pukul 20.00
= 26⁰C - (4 x 2⁰C)
= 26⁰C - 8⁰C
= 18⁰C
Jadi, suhu kota pada pukul 20.00 adalah 18⁰C
12. Perhatikan pernyataan berikut!
(i) 36 - x² = (6 + x) (6 - x)
(ii) x² + 2x - 3 = (x - 3) (x + 1)
(iii) 12y² - 4y = 4y(3y + 1)
(iv) x² - 3x - 18 = (x + 3) (x - 6)
Pernyataan yang benar adalah ....
A. (i) dan (ii)
B. (i) dan (iii)
C. (i) dan (iv)
D. (ii) dan (iv)
Jawaban: C
(i) 36 - x² = (6 + x) (6 - x), benar
(ii) x² + 2x - 3 = (x - 3) (x + 1), salah
Seharusnya,
x² + 2x - 3 = (x + 3) (x - 1)
(iii) 12y² - 4y = 4y(3y -1, salah
Seharusnya,
12y² - 4y = 4y(3y - 1)
(iv) x² - 3x - 18 = (x + 3) (x - 6), benar
Jadi, pernyataan yang benar adalah (i) dan (iv)
13. Diketahui persamaan 2x + 7 = 5x + 22, nilai x + 10 adalah ....
A. 7
B. 5
C. -5
D. -7
Jawaban: B
2x + 7 = 5x + 22
2x - 5x = 22 - 7
-3x = 15

x = -5
Jadi, nilai x + 10 = -5 + 10 = 5
14. Suatu persegi panjang memiliki panjang 5 cm lebih lebarnya. Jika keliling persegi panjang 48 cm dan lebar x cm, model matematika yang tepat adalah ....
A. 5 + x = 48
B. 2(2x + 5) = 48
C. 2(x + 5) = 48
D. 5 + 2x = 48
Jawaban: B
l = x dan p = x + 5
2p + 2l = K
2(p + l) = K
2[(x + 5) + x] = 48
2(2x + 5) = 48
15. Suatu barisan aritmetika mempunyai suku ke-3 bernilai 10 dan suku ke-9 bernilai 22. Nilai suku ke-30 barisan tersebut adalah ....
B. (i) dan (iii)
C. (i) dan (iv)
D. (ii) dan (iv)
Jawaban: C
(i) 36 - x² = (6 + x) (6 - x), benar
(ii) x² + 2x - 3 = (x - 3) (x + 1), salah
Seharusnya,
x² + 2x - 3 = (x + 3) (x - 1)
(iii) 12y² - 4y = 4y(3y -1, salah
Seharusnya,
12y² - 4y = 4y(3y - 1)
(iv) x² - 3x - 18 = (x + 3) (x - 6), benar
Jadi, pernyataan yang benar adalah (i) dan (iv)
13. Diketahui persamaan 2x + 7 = 5x + 22, nilai x + 10 adalah ....
A. 7
B. 5
C. -5
D. -7
Jawaban: B
2x + 7 = 5x + 22
2x - 5x = 22 - 7
-3x = 15
x = -5
Jadi, nilai x + 10 = -5 + 10 = 5
14. Suatu persegi panjang memiliki panjang 5 cm lebih lebarnya. Jika keliling persegi panjang 48 cm dan lebar x cm, model matematika yang tepat adalah ....
A. 5 + x = 48
B. 2(2x + 5) = 48
C. 2(x + 5) = 48
D. 5 + 2x = 48
Jawaban: B
l = x dan p = x + 5
2p + 2l = K
2(p + l) = K
2[(x + 5) + x] = 48
2(2x + 5) = 48
15. Suatu barisan aritmetika mempunyai suku ke-3 bernilai 10 dan suku ke-9 bernilai 22. Nilai suku ke-30 barisan tersebut adalah ....
A. 64
B. 68
C. 70
D. 74
Jawaban: A
Syuku ke-n barisan aritmetika dinyatakan dengan Un = a + (n - 1)b
Suku ke-3 bernilai 10 diperoleh:
U₃ = 10 ⇔ a + 2b = 10 .... (1)
Suku ke-9 bernilai 22 diperoleh:
U₉ = 22 ⇔ a + 8b = 22 .... (2)
Eliminasi a dari persamaan (1) dan (2)
a + 8b = 22
a + 2b = 10 _
6b = 12 ⇔ b = 2
Subtitusikan b = 2 ke dalam persamaan (1)
a + 2b = 10
⇔ a + 2 x 2 = 10
⇔ a + 4 = 10
⇔ a = 6
Diperoleh a = 6 dan b = 2
Nilai suku ke-30
U₃₀ = a + 29b
= 6 + 29 x 2
= 6 + 58
= 64
Jadi, nilai suku ke-30 barisan tersebut adalah 64.
Minggu, 02 Februari 2020
GARIS DAN SUDUT
Dalam topik ini, kalian akan belajar tentang materi kedudukan dua garis dan materi sudut. Mari kita pelajari keduanya dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu.
1. Garis
Jika dua buah titik yang tidak berhimpit dihubungkan, maka akan terbentuk sebuah garis. Garis yang terbentuk itu, dapat berupa garis lengkung atau garis lurus. Untuk selanjutnya, garis lurus akan disebut sebagai “garis” saja, sedangkan garis lengkung akan disebut sebagai “kurva”.
Suatu garis yang terbentuk dari dua titik, mempunyai panjang yang tidak terbatas. Namun, jika garis itu panjangnya hanya dibatasi sampai kedua titik itu, disebut ruas garis, sering juga disebut sebagai penggal garis atau segmen garis. Pemberian nama suatu garis menggunakan huruf kecil seperti g , h , l, m, n dan sebagainya. Sedangkan pada ruas garis dapat disebutkan nama ruas garisnya.

2. Kedudukan dua garis
Jika tersedia dua garis, maka ada beberapa kemungkinan kedudukan dua garis tersebut.
a. Kedua garis berpotongan
Jika diberikan dua garis g dan l, maka kedua garis itu disebut berpotongan jika kedua garis memiliki satu titik persekutuan. Titik persekutuan kedua garis disebut sebagai titik potong garis.

Garis g dan garis l berpotongan. Titik P adalah titik potong (persekutuan) garis gdan garis l.
b. Kedua garis berhimpit
Jika diberikan dua garis g dan l, maka kedua garis itu disebut berhimpit jika kedua garis memiliki paling sedikit dua titik persekutuan. Jika dua garis berhimpit maka kedua garis terletak pada garis yang sama.

Ruas garis AB dan AC berhimpit karena terletak pada garis g yang sama.
c. Kedua garis sejajar
Diberikan dua garis g dan h yang terletak pada bidang yang sama. Garis g dan h dikatakan sejajar jika kedua garis tidak mempunyai titik persekutuan. Jika kedua garis itu diperpanjang maka kedua garis tersebut tidak akan pernah berpotongan. Garis g dan h yang sejajar dapat ditulis g // h.

Garis g dan garis h sejajar ditulis g//h.
d. Kedua garis bersilangan
Dua garis g dan l dikatakan bersilangan jika kedua garis itu tidak sejajar dan tidak terletak pada bidang yang sama.

3. Sudut
Sebuah sudut dapat terbentuk dari duagaris yang berpotongan.
Perhatikan gambar berikut:

Dari gambar tersebut, paling tidak ada 4 buah sudut yang terbentuk yaitu sudut AOC, COB, BOD dan DOA.

Pada gambar di atas, tampak sudut ABC dengan AB dan AC adalah kaki sudut. Titik B adalah titik sudut, sedangkan α adalah daerah sudut.
Sudut dapat dinamai dengan menyebut titik sudutnya atau dengan gabungan dari kaki sudut, titik sudut dan kaki sudut. Menulis sudut boleh memakai simbol

Contoh: Sudut pada gambar di atas boleh dinamai


Pada gambar di atas, ada dua sudut yang terbentuk, yang kecil disebut sudut dalam sedangkan yang lebih besar disebut sudut luar.
Satuan sudut adalah derajat ( º ) dan besar sudut dapat diukur menggunakan busur derajat.
Jenis-jenis sudut:
a. Sudut lurus: besar sudutnya 180º
b. Sudut siku-siku: besar sudutnya 90º
c. Sudut lancip: besar sudutnya antara 0º dan 90º
d. Sudut tumpul: besar sudutnya antara 90º dan 180º
e. Sudut refleks: besar sudutnya lebih dari 180º
b. Sudut siku-siku: besar sudutnya 90º
c. Sudut lancip: besar sudutnya antara 0º dan 90º
d. Sudut tumpul: besar sudutnya antara 90º dan 180º
e. Sudut refleks: besar sudutnya lebih dari 180º
4. Menentukan besar sudut
Satu putaran penuh dibagi menjadi 360 bagian sama besar yang disebut 1 derajat atau 1º.
Satu putaran penuh = 360º.
Satu derajat dibagi lagi menjadi 60 menit (60’)
Satu menit dibagi lagi menjadi 60 detik (60”)
Sudut yang besarnya 16 derajat 32 menit 15 detik ditulis 16º 32’15”
Satu putaran penuh = 360º.
Satu derajat dibagi lagi menjadi 60 menit (60’)
Satu menit dibagi lagi menjadi 60 detik (60”)
Sudut yang besarnya 16 derajat 32 menit 15 detik ditulis 16º 32’15”
Besar suatu sudut dapat dijumlahkan atau dikurangkan. Dapat pula dikali atau dibagi dengan suatu konstanta. Pada penjumlahan atau pengurangan sudut, satuan derajat, menit dan detik masing-masing harus dijumlahkan sendiri.
Contoh:




udut Berpenyiku
Jika dua buah sudut dijumlahkan hasilnya adalah 90º, maka kedua sudut yang dijumlahkan itu disebut saling berpenyiku. Sudut yang satu adalah penyiku dari sudut yang lain. Penyiku suatu sudut sering juga disebut sebagai komplemen suatu sudut.
Contoh:
a. Penyiku sebuah sudut yang besarnya 35º adalah 55º karena 35º + 55º = 90º.
b. Penyiku sebuah sudut adalah 10º lebihnya dari sudut tersebut. Tentukan besar sudut itu!
b. Penyiku sebuah sudut adalah 10º lebihnya dari sudut tersebut. Tentukan besar sudut itu!
Jawab:
Misalkan sudut itu adalah x,
Maka berlaku
Misalkan sudut itu adalah x,
Maka berlaku

Jadi besar sudut itu adalah 40º.
Jika sebuah sudut besarnya a maka penyiku sudut tersebut adalah (90 − a)

2. Sudut Berpelurus
Jika dua buah sudut dijumlahkan hasilnya adalah 180º, maka kedua sudut yang dijumlahkan itu disebut saling berpelurus. Sudut yang satu adalah pelurus dari sudut yang lain. Pelurus suatu sudut sering juga disebut sebagai suplemen suatu sudut.
Contoh:
a. Sudut A besarnya 80º. Maka pelurus sudut A adalah 100º karena 80º + 100º = 180º.
b. Diketahui

saling berpelurus.
Jika

tentukan nilai x.
Jawab:

Jika sebuah sudut besarnya a maka pelurus sudut tersebut adalah (180 − a)

3. Sudut Bertolak Belakang
Jika dua buah garis berpotongan, maka akan terbentuk 4 buah sudut dengan titik potong garis sebagai titik sudutnya.
Perhatikan gambar berikut!

Dua buah sudut dikatakan bertolak belakang jika kedua sudut itu letaknya saling bertolak belakang.
Berdasarkan gambar di atas, a dan c adalah sudut yang saling bertolak belakang. Demikian pula b dan d adalah pasangan sudut yang saling bertolak belakang.
Perhatikan pula bahwa a dan c adalah pelurus dari b atau d.
Besar a = (180 – b) sedangkan c = (180 − b) sehingga a = b.
Dengan cara yang sama dapat diperoleh b = d.
Besar a = (180 – b) sedangkan c = (180 − b) sehingga a = b.
Dengan cara yang sama dapat diperoleh b = d.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besar pasangan sudut yang saling bertolak belakang adalah sama.
Contoh:
Tentukan nilai x dan y berdasarkan gambar berikut!


Besar dua sudut yang saling bertolak belakang adalah sama.
4 .Sudut pada garis sejajar
Bila dua garis sejajar a dan b dipotong oleh garis c maka akan terbentuk 8 sudut (4 pada masing-masing titik potong).
Perhatikan gambar berikut!
Perhatikan gambar berikut!

Dari kedelapan sudut yang terbentuk, ada beberapa sifat yang berlaku.
a. Pasangan sudut sehadap
Pada dua garis sejajar yang dipotong garis ketiga, pasangan sudut yang sehadap sama besar

b. Pasangan sudut dalam berseberangan
Pada dua garis sejajar yang dipotong garis ketiga, pasangan sudut dalam berseberangan sama besar

c. Pasangan sudut luar berseberangan
Pada dua garis sejajar yang dipotong garis ketiga, pasangan sudut luar berseberangan sama besar

d. Pasangan sudut dalam sepihak
Pada dua garis sejajar yang dipotong garis ketiga, pasangan sudut dalam sepihak jumlahnya 180º

e. Pasangan sudut luar sepihak
Pada dua garis sejajar yang dipotong garis ketiga, pasangan sudut luar sepihak jumlahnya 180º

Contoh:
Perhatikan gambar berikut!

Tentukan nilai x!
Jawab:
Buat garis bantu sejajar dua garis sejajar lainnya melalui perpotongan dua garis seperti gambar berikut.


Langganan:
Postingan (Atom)

