Selasa, 21 Juli 2020

ABSENSI KEHADIRAN SISWA SMPN 46 BANDUNG TANGGAL 22 JULI 2020

Silahkan diisi absensinya

ABSENSI KEHADIRAN KELAS VIII-D
https://forms.gle/5X9zFgX85F2xC8sa9

ABSENSI KEHADIRAN KELAS VIII-C
https://forms.gle/kCcEY9g2vq48niCV7

ABSENSI KEHADIRAN KELAS VIII-B
https://forms.gle/PE4kbvWfEe37Mkte9

Senin, 20 Juli 2020

Sabtu, 18 Juli 2020

PERKENALAN PADA TAHUN PELAJARAN 2020-2021

PANDEMI Covid 19 yang telah menjadi pandemi global saat ini masih belum usai

Maka pada tahun pelajaran baru ini sekolah masih melanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh
Hmm bagaimana ya cara menyampaikan materi yang akan disampaikan pada siswa
Selalu nonton videonya ya nak...
Kelas 7



Kelas 8

Tetap semangat melanjutkan pembelajaran dari rumah

TUGAS Teacher Coaching Classroom




Pelatihan  Teacher Coaching Classroom diadakan Oleh Sahabat Guru Super Indonesia
Teacher Coaching Classroom- sesion 3 Integrasi Quizizz Google

QUIZIZZClassroom + Kahoot GOOGLE CLASSROOM dilaksanakan mulai tanggal 29 Mei sampai dengan 9 Juni 2020 di bawah bimbingan Bapak BARIUDIN TALIB, S.Si., S.Pd
Belajar mengelola kelas, membuat soal quizzy dan kahoot sampai cara merekap penilaian siswa
Senang mendapat ilmu baru yang akan diterapkan pada siswa  di tahun pelajaran baru


Kamis, 16 Juli 2020

JENIS-JENIS BILANGAN


Bilangan adalah suatu konsep matematika yang digunakan sebagai pencacahan dan pengukuran. Lambang atau simbol untuk mewakili bilangan disebut dengn angka atau lambau bilangan 
Jenis-jenis bilangan
Bilangan terbagi menjadi beberapa jenis dan berikut adalah beberapa diantaranya
1. Bilangan Asli
Bilangan asli merupakan bilangan positif yang diawali dari angka satu. Yang termasuk bilangan asli adalah {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7,8,….}
2. Bilangan Bulat
Bilangan bulat merupakan kumpulan bilangan yang terdiri dari bilangan bulat negatit, bilangan nol serta bilangan positif. Yang termasuk bilangan bulat adalah {…., -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4,…..}3.

3. Bilangan Cacah
Bilangan cacah merupakan kumpulan bilangan yang terdiri dari bilangan positif dan bilangan nol. Yang termasuk bilangan cacah adalah {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8,….
4. Bilangan Prima
Disebut sebagai bilangan prima karena bilangan tersebut tidak dapat dibagi dengan bilangan lain dan hanya bisa dibagi dengan menggunakan bilangan itu sendiri, bilangan prima lebih besar dari 1. Yang termasuk bilangan prima adalah {2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, …..}
5. Bilangan Nol
Bilangan nol merupakan bilangan yang terdiri dari satu angka yaitu angka 0

6.Bilangan Rasional
Bilangan rasional dinyatakan dalam bentuk a/b dimana a dan b adalah bagian dari bilangan bulat sedangan b ≠ 0. Contohnya adalah { ¼, ¾, …. }
7. Bilangan Irrasional
Bilangan irrasional terdiri dari kumpulan bilangan yang tdak dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan seperti { √2, √3, √5, √6, √7, ….. 
8. Bilangan Genap
Bilangan genap adalah semua bilangan yang akan habis bila dibagi menjadi 2, seperti {2, 4, 6, 8, 10, 12, ….}
9.Bilangan Ganjil
Disebut dengan bilangan ganjil karena ketika bilangan dibagi 2 masih tersisa 1 yang dapat dinyatakan dengan 2n-1 dimana n adalah bilangan bulat. Yang termasuk bilangan bulat adalah {-3, -1, 1, 3, 5, 7, 9, 11, …. }
10.Bilangan Komposit
Semua bilangan asli yang memiliki nilai lebih dari 1 dan bukan termasu dalam bilangan prima disebut bilangan komposit. Yang termasuk bilangan komposit adalah Contohnya: K = {4, 6, 8, 9, 10, 12, ….}
11. Bilangan Riil
Bilangan yang bisa ditulis dalam bentuk desimal disebut dengan bilangan riil. Yang termasuk bilangan riil adalah { 5/8, log 10, ….}
12.Bilangan Imajiner
Bilangan imajiner adalah bilangan i yang merupakan satuan imajiner, dimana i merupakan lambang bilangan baru yang bersifat i2 = -1. Yang termasuk bilangan Imajiner adalah {i, 4i, 5i, …..
13.Bilangan Kompleks
Semua bilangan kompleks adalah bilangan yang disebut juga dengan a+bi, dimana a,b ϵ R, i2 = -1. A adalah bagian bilangan riil sedangkan b bagian bilangan imajiner. Yang termasuk bilangan kompleks adalah {2-3i, 8+2, …..}
14.Bilangan Kuadrat
Bilangan kuadrat dihasilkan dari perkalian suatu bilangan atau perkalian dengan bilangan itu sendiri. Dimana perkalian dilakukan sebanyak dua kali dan disimbolkan dengan pangkat dua seperti {22, 32,42,52,62,72….}
15.Bilangan Romawi
Bilangan romawi adalah sistem penomoran yang berasal dari romawi kuno dengan menggunakan huruf latin untuk melambangkan angka numerik, seperti {I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, XI, X, XI,…..}
Semoga bermanfaat






Selasa, 14 Juli 2020

BELAJAR MEMBUAT VIDEO

Sebagai tindak lanjut dari hasil bimtek “PENINGKATAN KOMPETENSI GUTU MELALUI METODA PEMBELAJARAN PADA MASA DARURAT COVID-19 DAN REVIEW KTSP TAHUN PELAJARAN 2020-2021  yang diselenggarakan pada tanggal 9 - 11 Juli 2020 di SMPN 46 Bandung

Pada tahun pelajaran baru kami ditugaskan untuk membuat video perkenalan pada para siswa yang menjadi anak wali masing-masing
hmm masih sangat sederhana...












Jumat, 10 Juli 2020

MEMBUAT VIDEO ANIMASI MENGGUNAKAN BITEABLE


Aplikasi Biteable ini berbasis web namun tetap bisa diakses melalui peramban di telpon pintar android
Layanan di aplikasi Biteable ini gratis lho. Meski ada juga layanan premium yang berbayar tentunya, tapi dengan yang gratis pun sudah cukup memadai kok
Asalkan materi yang dibutuhkan sudah siap, membuat video dengan aplikasi Biteable hanya membutuhkan waktu 10-20 menit, tergantung seberapa banyak scene dalam videonya. Apalagi tersedia banyak pilihan  template siap pakai yang bisa diedit sesuai keinginan .

Tanpa banyak kesulitan saya mulai mengotak-atik cara penggunaan aplikasi Biteable ini. Diawali dengan registrasi akun baru,

dan kita bisa mulai membuat videonya

Lengkapnya ada di video ini jangan lupa ya
semoga bermanfaat

Kamis, 09 Juli 2020

Membuat Video Pembelajaran Animasi

Pelatihan Online Samisanov Membuat Video Pembelajaran Animasi menggunakan Animaker dan Biteable
Materi Presentasi yg dibuat adalah materi pembelajaran sesuai mapel masing-masing peserta

Dilaksanakan 1 s.d 7 Juli 2020
dengan trainer Ardi Kusnagi
Tugas yang harus dikerjakan
Membuat akun renderforest

Membuat video intro dengan renderforest




Membuat akun animaker

Membuat video intro dengan animaker


Membuat akun  biteable

Membuat video intro dengan biteable

Membuat video gabungan


Membuata= video tutorial pembuatan animasi


Akhitnya



Semoga bermanfaat

Selasa, 07 Juli 2020

MEMBUAT VIDEO ANIMASI MENGGUNAKAN ANIMAKER


Ada banyak cara untuk menyampaikan materi pembelajaran. Dalam pembelajaran siswa cenderung menyukai penggunaan tehnologi dibandingkan dengan cara penyampaian konvensional
Animaker merupakan pembuat video animasi yang memungkinkan kita membuat konten video yang menarik, Animaker dapat digunakan untuk membuat tutorial, video penjelasan , video presentasi
Web tool ini menyediakan semua alat dan materi yang kita butuhkan untuk membuat video anmasi. Penggunaannya pun cukup mudah.
Pertama-tama klik animaker.com
Selanjutnya daftar dengan menggunakan akun kita



dan kita siap membuat videonya


Lengkapnya ada di video ya
Jangan lupa nonton videonya ya,,,,
Semoga bermanfaat

Sabtu, 04 Juli 2020

MEMBUAT VIDEO INTRO MENGGUNAKAN RENDERFOREST

Perangkat lunak ini menawarkan layanan produksi video gratis secara online. Alat gratis memungkinkan Anda membuat presentasi kualitas profesional, intro, tayangan slide dan banyak lagi. Perangkat lunak ini sangat berguna dalam pembuatan produksi video explainer untuk pemula dan usaha kecil yang tidak mampu untuk memiliki tim IT
Pertama-tama klik renderforest.com

daftar dengan menggunakan akun google ...
Dan kita bisa langsung menggunakannya

Yuuk belajar membuat video intro sederhana menggunakan renderforst
ikuti video tutorialnya ya
Semoga bermanfaat

Jumat, 03 Juli 2020

GRADIEN PERSAMAAN GARIS LURUS

Tujuan pembelajaran:

- menghitung gradien dari persamaan garis

- menghitung gradien melalui titik pusat dan suatu titik tertentu

Mari kita cermati gambar ruas jalan berikut ini.
section-media
Ruas jalan dari A sampai D posisi jalannya miring. Pada ruas jalan dari A sampai B, jarak horizontalnya 15 m dan ketinggiannya 5 m, sedangkan pada ruas jalan dari C sampai D, jarak horizontalnya 18 m dan ketinggiannya 4 m.

Pengertian Gradien
Ukuran kemiringan, yang selanjutnya disebut gradien, untuk masing-masing ruas garis pada gambar di atas dapat ditentukan dengan cara berikut.
section-media
1. AE, BF, AG, dan CH merupakan perubahan jarak mendatar yang selanjutnya disebut dengan perubahan nilai atau perubahan jarak mendatar.
2. BE, CF, CG, dan DH merupakan perubahan jarak tegak yang selanjutnya disebut dengan perubahan nilai atau perubahan jarak tegak.
Dengan kata lain, gradien merupakan nilai perbandingan antara perubahan nilai y dengan perubahan nilai x.
Perhatikan gradien ruas garis AB, BC, dan AC pada uraian di atas. Ternyata ketiga ruas garis tersebut memiliki gradien yang sama, yaitu 1/3 , walaupun panjangnya berbeda.
section-media

Gradien Garis pada Bidang Koordinat Cartesius
Perhatikan gambar di bawah ini.
section-media
Pada garis , terdapat ruas garis OA dan OB dengan koordinat O(0 , 0), A(5 , 4), dan B(-5 , -4).
Dengan demikian,
section-media
Berdasarkan uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Untuk menentukan gradien garis k, kita perlu memilih salah satu ruas garis pada garis k, misal : garis OA atau OB.
2. Perubahan nilai x bernilai positif jika bergerak ke kanan (dari O bergerak ke C)
3. Perubahan nilai x bernilai negatif jika bergerak ke kiri (dari O bergerak ke D)
4. Perubahan nilai y bernilai positif jika bergerak ke atas (dari C bergerak ke A)
5. Perubahan nilai y bernilai negatif jika bergerak ke bawah (dari D bergerak ke B)
6. Garis dengan kemiringan seperti garis k mempunyai gradien bernilai positif

Gradien Garis yang Melalui Dua Titik
section-media
Perhatikan titik A(x1 , y1) dan B(x2 , y2) pada gambar di atas.
Untuk menentukan gradien garis AB pada gambar (a), terlebih dahulu kita tentukan perubahan nilai x dan perubahan nilai y dari garis AB.
1. Perubahan nilai x garis AB = AM = x2 - x1
2. Perubahan nilai y garis AB = MB = y2 - y1
section-media
Untuk selanjutnya, gradien garis AB dapat ditulis mAB

Gradien Garis yang saling Sejajar
Garis-garis yang sejajar memiliki gradien yang sama.
m1 = m2

Gradien Garis yang saling Tegak Lurus
Hasil kali gradien antara kedua garis yang saling tegak lurus adalah (-1)
m1 X m2 = - 1
Contoh 1 :
Gambar di bawah menunjukkan tampak samping dari bagian tangga beton. Hitunglah gradien tangga tersebut!
section-media

Penyelesaian :
Untuk menentukan gradien, kita perlu membuat garis yang melalui pojok-pojok atas tangga seperti gambar di bawah.
section-media
section-media

Contoh 2 :
Tentukan gradien garis yang menghubungkan pasangan titik P(- 3, 6) dan Q(5, - 4).

Penyelesaian :
1. Karena P(-3 , 6) maka x1 = -3 dan y1 = 6
2. Karena P(5 , -4) maka x1 = 5 dan y1 = -4
Dengan demikian,
section-media

Contoh 3 :
Garis k yang bergradien 2/5 tegak lurus dengan garis l. Tentukan gradien garis l !

Penyelesaian :
Karena garis l sejajar dengan garis k, maka ml X mk = -1 <=> ml = -1/mk = -5/2

Contoh 4 :
Tentukan gradien dari garis berikut :
1. 6x + 4y = 12
2. 3x - 8y + 15 =0

Penyelesaian :
1. 6x + 4y = 12 => m = -a/b = -6/4 = -3/2
2. 3x - 8y + 15 = 0 => m = -a/b = -3/(-8) = 3/8

Semoga bermanfaat
Sumber buku paket Matematika Karangan Abdur Rahman As’ar, dkk

 SMP/Mts kls VIII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud


Kamis, 02 Juli 2020

MENGURUTKAN BILANGAN BULAT

Tujuan Pembelajaran :      
Siswa dapat mengurutkan bilangan dan menentukan letaknya pada garis bilangan

Bilangan bulat adalah bilangan bukan pecahan yang terdiri dari bilangan negatif, nol, dan bilangan positif. Notasi bilangan bulat: Z = { ..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,...}
Bilangan bulat terbagi menjadi bilangan bulat positif dan negatif.
1.      Bilangan Bulat Positif
  { 1, 2, 3,...}

2.      Bilangan Bulat Negatif

{ ..., -3, -2, -1}
Perhatikan garis bilangan di bawah ini

Tuliskanlah:
     a. Himpunan bilangan bulat di antara –8 dan 4
     b. Himpunan bilangan genap di antara –6 dan 3
     Penyelesaian:
    a.Himpunan bilangan bulat di antara –8 dan 4 adalah {–7, –6, –5, –4, –3, –2, 
         –1, 0, 1, 2, 3}
    b.   Himpunan bilangan bulat genap di antara –6 dan 3 adalah {–4, –2, 0, 2}.
Pada garis bilangan menunjukkan urutan bilangan bulat, bahwa semakin ke kanan bilangannya semakin besar, sebaliknya semakin ke kiri bilangannya semakin kecil Sehingga dapat dikatakan bahwa untuk setiap p, q bilangan bulat berlaku
a. jika p terletak di sebelah kanan q maka p > q;
b. jika p terletak di sebelah kiri q maka p < q. 
Pada suatu garis bilangan, bilangan –3 terletak di sebelah kiri bilangan 2 sehingga ditulis –3 < 2 atau 2 > –3 
Gunakan tanda “<” atau “>
a.     -7 < 5
b.    6 > -10
c.     -5> -8
d.    -4 < -2