Senin, 27 April 2026

CONTOH SOAL ASESMEN EVALUASI AKHIR JENJANG SESUAI INDIKATOR(3) SMP

 KOMPETENSI

Peluang  dan frekuensi relatif dari kejadian tunggal.

INDIKATOR SOAL (l 2)

idsajikan narasi mengenai hasil produksi peternakan (jumlah sampel dan kondisi telur), murid dapat menentukan peluang empirik atau teoritik dari pemilihan satu sampel secara acak dengan kondisi tertentu (telur retak) secara tepat.

 

Disajikan data mengenai jumlah total objek penelitian dan jumlah objek yang memenuhi kriteria tertentu (kesembuhan), murid dapat menghitung nilai frekuensi relatif dari kejadian komplementernya (objek yang tidak memenuhi kriteria tersebut) dalam bentuk desimal atau persentase secara akurat.





3. ata Penelitian Kesehatan

Seorang peneliti melakukan uji coba terhadap 200 pasien yang mengikuti program pengobatan tertentu.

Hasil penelitian menunjukkan:

● 150 pasien dinyatakan sembuh

● Sisanya tidak sembuh

Pertanyaan:
 Tentukan frekuensi relatif dari pasien yang tidak sembuh dalam bentuk:
 a. Desimal
 b. Persentase

Total pasien = 200
Yang sembuh = 150

Yang tidak sembuh = 200 – 150 =50





·  a. Desimal = 0,25

·  b. Persentase = 25%

4. Data Uji Efektivitas Obat

Dalam sebuah penelitian, terdapat 320 sampel pasien yang diberi obat baru.

Dari jumlah tersebut:

● 224 pasien mengalami kesembuhan

● Sisanya tidak memenuhi kriteria kesembuhan

Pertanyaan:
 Hitung frekuensi relatif kejadian komplementer (tidak sembuh) dalam bentuk:
 a. Desimal
 b. Persentase

Total pasien = 320
Yang sembuh = 224
Yang tidak sembuh = 320 − 224 = 96 pasien

 


  a. Desimal = 0,3 

·  b. Persentase = 30%


CONTOH SOAL ASESMEN EVALUASI AKHIR JENJANG SESUAI INDIKATOR(2) SMP

 KOMPETENSI : 

Faktorisasi prima bilangan asli

INDIKATOR SOAL : (L1)

Disajikan tiga buah operasi hitung bilangan (pengurangan, penjumlahan, dan perkalian), murid dapat menentukan hasil dari masing-masing operasi tersebut dan menghitung Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari ketiga hasilnya dengan menggunakan metode faktorisasi prima atau pembagian bersusun secara tepat.\

1. Diketahui tiga operasi hitung berikut:

1. ( 84 - 36 )

2. ( 25 + 35 )

3. ( 6 x 14 )

Pertanyaan:
a. Tentukan hasil dari masing-masing operasi di atas.
b. Tentukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari ketiga hasil tersebut menggunakan metode faktorisasi prima atau pembagian bersusun!

( 84 - 36 ) =48

2. ( 25 + 35 )= 60

3. ( 6 x 14 ) = 84


2.Diketahui tiga operasi hitung berikut:

1. ( 120 - 45 )

2. ( 18 + 27 )

3. ( 8 x 15 )

Pertanyaan:
a. Hitung hasil dari setiap operasi tersebut.
b. Tentukan FPB dari ketiga hasilnya dengan cara yang tepat!

1. ( 120 - 45 ) = 75

2. ( 18 + 27 ) = 45

3. ( 8 x 15 )= 120




Soal 3

Diketahui tiga operasi hitung berikut:

1. ( 150 - 72 )

2. ( 32 + 48 )

3. ( 9 x 20 )

Pertanyaan:
a. Tentukan hasil dari masing-masing operasi.
b. Hitung FPB dari ketiga bilangan hasil tersebut menggunakan metode faktorisasi prima atau pembagian bersusun!

1. ( 150 - 72 )= 78

2. ( 32 + 48 )=80

3. ( 9 x 20 )= 180

FPB = 2



CONTOH SOAL ASESMEN EVALUASI AKHIR JENJANG SESUAI INDIKATOR(1)

 Kompetensi :Operasi aritmetika pada bilangan;

Indikator Soal; (l2)

1. Menghitung total harga pembelian beberapa barang dengan menerapkan konsep aritmetika sosial, khususnya potongan harga (diskon) berdasarkan ketentuan promo tertentu

 

2. Disajikan masalah kontekstual mengenai harga satuan barang (minyak goreng), murid dapat menentukan total harga yang harus dibayar jika jumlah barang yang dibeli diketahui dengan benar melalui operasi perkalian atau perbandingan senilai

Soal 1

�� Ilustrasi Belanja:

● Kaos �� = Rp80.000

● Celana  = Rp150.000

Promo: Diskon 20% untuk pembelian semua pakaian.

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar setelah mendapatkan diskon?

· Kaos = Rp80.000

· Celana = Rp150.000
Total = Rp80.000 + Rp150.000 = Rp230.000 

Diskon 20%:

· 20% × Rp230.000 = Rp46.000

Harga setelah diskon:

· Rp230.000 − Rp46.000 = Rp184.000 

Jadi, total yang harus dibayar adalah Rp184.000.

 

Soal 2

��️ Ilustrasi Belanja:

● Sepatu �� = Rp250.000

● Tas �� = Rp120.000

Promo:

● Diskon 10% untuk total belanja

● Tambahan diskon Rp20.000 jika belanja lebih dari Rp300.000

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar?

Total belanja awal:
Rp250.000 + Rp120.000 = Rp370.000

Diskon 10%:
10% × Rp370.000 = Rp37.000
→ Setelah diskon: Rp370.000 − Rp37.000 = Rp333.000

Karena total belanja lebih dari Rp300.000, dapat tambahan diskon Rp20.000:
Rp333.000 − Rp20.000 = Rp313.000

 Jadi, total harga yang harus dibayar adalah Rp313.000

 

Soal 3

�� Ilustrasi Belanja di toko alat tulis:

● Buku tulis �� (3 buah) = Rp12.000/buah

● Pulpen ��️ (2 buah) = Rp5.000/buah

Promo: Diskon 25% khusus untuk buku tulis.

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar?

1.Harga buku tulis (kena diskon 25%)
Harga awal: 3 × Rp12.000 = Rp36.000
Diskon 25%: 25% × Rp36.000 = Rp9.000
Harga setelah diskon: Rp36.000 − Rp9.000 = Rp27.000

2. Harga pulpen (tanpa diskon)
2 × Rp5.000 = Rp10.000

3. Total yang harus dibayar
Rp27.000 + Rp10.000 = Rp37.000

 Jadi, total harga yang harus dibayar adalah Rp37.000.

 

Soal 4

��️ Ilustrasi Belanja:

● Jaket �� = Rp200.000

● Topi �� = Rp50.000

Promo:

● Diskon 15% untuk jaket

● Beli jaket dapat diskon 50% untuk topi

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar?’

1.Harga jaket setelah diskon 15%
Diskon = 15% × 200.000 = 30.000
Harga jaket = 200.000 − 30.000 = 170.000

2. Harga topi dengan diskon 50% (karena beli jaket)
Diskon = 50% × 50.000 = 25.000
Harga topi = 50.000 − 25.000 = 25.000

3. Total yang harus dibayar
= 170.000 + 25.000
= Rp195.000

 

Soal 5

�� Ilustrasi Belanja di minimarket:

● Snack �� = Rp10.000 (beli 5)

● Minuman �� = Rp8.000 (beli 3)

Promo:

● Diskon 10% untuk total belanja

● Cashback Rp5.000 jika total setelah diskon lebih dari Rp50.000

 

Pertanyaan:
Berapa total harga akhir yang harus dibayar?

1. Total belanja awal

· Snack: 5 × 10.000 = 50.000

· Minuman: 3 × 8.000 = 24.000
�� Total = 50.000 + 24.000 = 74.000 

2. Diskon 10%
10% × 74.000 = 7.400
�� Setelah diskon = 74.000 − 7.400 = 66.600 

3. Cek cashback
Karena 66.600 > 50.000, dapat cashback 5.000
�� Total akhir = 66.600 − 5.000 = 61.600 

✅ Jadi, total harga akhir yang harus dibayar adalah Rp61.600

 

 

TIPE 2

Soal 1

�� Ilustrasi:
�� Minyak goreng 1 liter = Rp15.000

Ibu membeli 4 liter minyak goreng.

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar ibu?

Harga 1 liter minyak goreng = Rp15.000
Jumlah yang dibeli = 4 liter

Total harga = 4 × 15.000 = Rp60.000

Jadi, ibu harus membayar Rp60.000.

 

Soal 2

��️ Ilustrasi:
�� Minyak goreng 2 liter = Rp28.000

Pak Budi membeli 3 kemasan minyak goreng ukuran 2 liter.

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar Pak Budi?’

Harga 1 kemasan (2 liter) = Rp28.000
Pak Budi membeli 3 kemasan

Total harga = 3 × Rp28.000 = Rp84.000

Jadi, total yang harus dibayar Pak Budi adalah Rp84.000.

 

 

 

Soal 3

�� Ilustrasi:
�� Minyak goreng 1 liter = Rp16.000

Seorang pedagang membeli 6 liter minyak goreng untuk dijual kembali.

Pertanyaan:
Berapa total harga pembelian minyak goreng tersebut?

Harga per liter = Rp16.000
Jumlah yang dibeli = 6 liter

Total harga = 6 × 16.000 = Rp96.000

Jadi, total harga pembelian minyak goreng tersebut adalah Rp96.000.

 

 

Soal 4

��️ Ilustrasi:
�� 5 liter minyak goreng = Rp75.000

Bu Sari ingin membeli 10 liter minyak goreng.

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar Bu Sari?

5 liter = Rp75.000

Langkah pertama, cari harga per liter:
Rp75.000 ÷ 5 = Rp15.000 per liter

Kemudian, untuk 10 liter:
10 × Rp15.000 = Rp150.000

Jadi, total harga yang harus dibayar Bu Sari adalah Rp150.000.

 

 

Soal 5

�� Ilustrasi:
�� 3 liter minyak goreng = Rp45.000

Ani membeli 9 liter minyak goreng.

Pertanyaan:
Berapa total harga yang harus dibayar Ani?

3 liter = Rp45.000

Ditanya harga 9 liter.

Langkah:

· 9 liter = 3 × 3 liter

· Jadi harga juga dikali 3

Perhitungan:
Rp45.000 × 3 = Rp135.000

Jawaban:
Ani harus membayar Rp135.000 

 

Kamis, 23 April 2026

Rabu, 22 April 2026

KISI-KISI ASESMEN EVALUASI AKHIR JENJANG MATEMATIKA SMP

 1.Menghitung total harga pembelian beberapa barang dengan menerapkan konsep aritmetika sosial, khususnya potongan harga (diskon) berdasarkan ketentuan promo tertentu

2.Disajikan masalah kontekstual mengenai harga satuan barang (minyak goreng), murid dapat menentukan total harga yang harus dibayar jika jumlah barang yang dibeli diketahui dengan benar melalui operasi perkalian atau perbandingan senilai

3.Disajikan ilustrasi tentang transaksi jual beli suatu barang dengan harga per unit dan kuantitas tertentu dalam bentuk bilangan desimal, murid dapat menentukan estimasi atau perkiraan total harga yang paling masuk akal melalui operasi hitung perkalian dengan benar

4.Disajikan tabel kandungan gizi bahan makanan (telur ayam) dan data kebutuhan nutrisi harian kelompok tertentu (remaja), murid dapat menghitung dan menyimpulkan jumlah konsumsi bahan makanan tersebut untuk memenuhi persentase atau rentang kebutuhan nutrisi tertentu (protein) secara tepat.

5.Disajikan tiga buah operasi hitung bilangan (pengurangan, penjumlahan, dan perkalian), murid dapat menentukan hasil dari masing-masing operasi tersebut dan menghitung Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari ketiga hasilnya dengan menggunakan metode faktorisasi prima atau pembagian bersusun secara tepat.

6.Disajikan data skala peta dan luas suatu bangun datar (segitiga) pada peta, murid dapat menentukan luas sebenarnya dari bangun tersebut dengan menerapkan konsep perbandingan luas (kuadrat dari skala) secara tepat

7.Disajikan sebuah narasi mengenai perjalanan seseorang dengan data kecepatan rata-rata dan jarak total antar kota, murid dapat menghitung jarak yang telah ditempuh dalam rentang waktu tertentu dengan menggunakan rumus hubungan kecepatan dan waktu secara akurat.

8.Disajikan sebuah gambar bangunan (atau deskripsi visual) beserta perbandingan antara panjang, lebar, dan tingginya, serta diketahui salah satu dimensi ukuran sebenarnya (tinggi), murid dapat menentukan ukuran dimensi lainnya (panjang dan lebar) dengan menggunakan konsep perbandingan senilai secara tepat.


9.Disajikan sebuah narasi mengenai proyek pembangunan atau renovasi dengan batasan waktu tertentu, murid dapat menganalisis hubungan antara jumlah tenaga kerja dan waktu penyelesaian, serta menghitung durasi pengerjaan yang baru jika terjadi perubahan jumlah pegawai menggunakan prinsip perbandingan berbalik nilai secara akurat.


10.Disajikan ilustrasi proyek pembangunan dengan durasi dan jumlah pekerja tertentu, murid dapat menganalisis kebutuhan tambahan pekerja jika proyek terhenti dalam kurun waktu tertentu agar selesai tepat sesuai kontrak.

11.Disajikan beberapa bentuk kalimat terbuka (baik yang memiliki solusi tunggal, solusi tak hingga, maupun tanpa solusi), murid dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk yang termasuk ke dalam kategori persamaan dengan tepat

12.Disajikan sebuah soal cerita tentang beban angkut kendaraan, murid dapat menentukan hasil operasi hitung campuran (perkalian dan penjumlahan) pada bentuk aljabar dengan menyubstitusikan nilai variabel yang diketahui secara akurat.

13.Disajikan sebuah pertidaksamaan linear satu variabel dengan batasan semesta bilangan bulat, murid dapat menentukan seluruh anggota himpunan penyelesaian  yang memenuhi pertidaksamaan tersebut secara tepat.

14.Disajikan masalah kontekstual mengenai transaksi pembelian dua jenis barang (kue klepon dan pastel) dengan harga total tertentu, murid dapat menyusun model matematika dan menentukan berbagai kombinasi jumlah barang yang dapat dibeli berdasarkan batasan modal (uang) yang dimiliki secara tepat.

15.Disajikan ilustrasi atau gambar tumpukan objek (gelas plastik) dengan ketinggian yang berbeda-beda berdasarkan jumlah tumpukannya, murid dapat menentukan beda tiap tumpukan dan menghitung ketinggian tumpukan objek pada posisi tertentu secara akurat.

16.Disajikan sebuah ekspresi aljabar yang terdiri dari penjumlahan dua suku kompleks (masing-masing merupakan hasil kali dua faktor linear), murid dapat menyederhanakan bentuk tersebut menggunakan sifat distributif (pemfaktoran) atau operasi hitung aljabar secara tepat.

17.Disajikan sebuah rumus fungsi, murid dapat menentukan nilai fungsi tersebut jika variabel (x)  disubstitusi dengan bentuk aljabar melalui operasi pengkuadratan dan distribusi secara tepat.


18.Disajikan sebuah fungsi permintaan dalam bentuk fungsi, murid dapat menghitung jumlah permintaan barang secara akurat apabila harga barang pada tingkat tertentu telah diketahui.

19.Disajikan data dua suku yang tidak berurutan pada sebuah barisan aritmetika, murid dapat menentukan nilai suku tertentu dengan terlebih dahulu mencari nilai suku pertama dan beda barisan tersebut secara tepat.

20.Disajikan narasi mengenai pemotongan sebuah benda dengan pola pengurangan yang konstan, murid dapat mengidentifikasi suku pertama dan beda dari barisan tersebut, kemudian menghitung selisih antara nilai suku terbesar (pertama) dan suku terkecil (terakhir) dalam jumlah potongan tertentu secara akurat.

21.Disajikan data suatu barisan geometri, murid dapat menentukan nilai suku ke-n (Un) dengan menggunakan rumus barisan geometri secara tepat.

22.Disajikan dua persamaan linear dua variabel, murid dapat menentukan nilai dari suatu operasi bentuk aljabar yang melibatkan variabel x dan y dari penyelesaian sistem tersebut secara tepat.

23.Disajikan gambar dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transversal, murid dapat menentukan besar salah satu sudut (sudut luar sepihak/sudut dalam sepihak/sudut sehadap) jika salah satu sudut lainnya diketahui besar derajatnya.

24.Disajikan karakteristik sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi tertentu, murid dapat menentukan panjang garis dengan menggunakan Teorema Pythagoras secara tepat.

25.Disajikan masalah kontekstual mengenai renovasi ruangan (lantai), murid dapat menghitung total biaya yang diperlukan berdasarkan luas ruangan, ukuran satuan bahan (keramik), dan harga per satuan barang (dus) secara tepat.

26.Disajikan deskripsi atau gambar mengenai sebuah lahan berbentuk persegi panjang yang di dalamnya terdapat taman yang sebangun dengan lahan tersebut, murid dapat menghitung luas daerah di luar taman (daerah yang ditanami rumput) dengan menggunakan konsep perbandingan sisi-sisi yang sebangun secara tepat.

27.Disajikan sebuah masalah kontekstual tentang pembuatan jaring-jaring bangun ruang, murid dapat menentukan komponen penyusun jaring-jaring limas segi empat (jumlah dan bentuk bangun datar penyusunnya) dengan tepat.

28.Disajikan koordinat titik-titik pembentuk bangun datar (segitiga) pada bidang Kartesius, murid dapat menentukan koordinat bayangan salah satu titik sudutnya setelah dicerminkan terhadap garis dengan tepat.

29.Disajikan koordinat titik-titik sudut sebuah bangun datar (jajargenjang) dan koordinat titik-titik sudut bayangannya, murid dapat menentukan komponen vektor translasi T(a, b) yang memetakan bangun tersebut secara tepat.

30.Disajikan gambar dan deskripsi sebuah taman berbentuk persegi panjang yang di dalamnya terdapat kolam berbentuk lingkaran, murid dapat menghitung selisih luas antara area yang ditanami rumput dengan luas kolam itu sendiri secara tepat.

31.Disajikan stimulus berupa narasi dan gambar kolam berbentuk trapesium sama kaki yang dilengkapi dengan jembatan di tengahnya, murid dapat menganalisis total biaya renovasi berdasarkan tarif per meter persegi yang ditentukan secara tepat.

32.Disajikan masalah kontekstual, murid dapat mengaitkan konsep volume benda yang dicelupkan dengan volume air yang tumpah secara akurat

33.Disajikan tabel distribusi frekuensi, murid dapat menganalisis data tersebut untuk menentukan pernyataan yang benar terkait pemusatan data (mean, median, atau modus) atau interpretasi jumlah murid berdasarkan kriteria nilai tertentu.

34.Disajikan narasi mengenai hasil produksi peternakan (jumlah sampel dan kondisi telur), murid dapat menentukan peluang empirik atau teoritik dari pemilihan satu sampel secara acak dengan kondisi tertentu (telur retak) secara tepat.

35.Disajikan data mengenai jumlah total objek penelitian dan jumlah objek yang memenuhi kriteria tertentu (kesembuhan), murid dapat menghitung nilai frekuensi relatif dari kejadian komplementernya (objek yang tidak memenuhi kriteria tersebut) dalam bentuk desimal atau persentase secara akurat.