1. Sebagai seorang fasilitator, apa yang dapat kita lakukan untuk membantu murid?
2.
Yang merupakan keterampilan fasilitasi adalah..
3.
Salah satu kompetensi dasar fasilitator
adalah..
1. Sebagai seorang fasilitator, apa yang dapat kita lakukan untuk membantu murid?
2.
Yang merupakan keterampilan fasilitasi adalah..
3.
Salah satu kompetensi dasar fasilitator
adalah..
Sesuai
dengan definisi coaching menurut International Coaching Federation, tujuan
coaching adalah untuk ... coachee.
A. Mencapai
target
B. Mengatasi
tantangan
C. Memecahkan
masalah
D.
Mengoptimalkan potensi
2. Vera:
"Saya awalnya kasihan jadi saya bawa kucingnya, meskipun setelahnya saya
terus bingung".
Pak Romi:
"Apa yang membuat kamu bingung?"
Vera:
"Saya bingung apakah saya melakukan hal yang benar karena sampai saat ini
saya sendiri gak tahu harus bagaimana dengan kucing-kucing ini."
Sebagai
seorang coach bagaimana sebaiknya reaksi Pak Romi?
A. Ya sudah,
bawa saja kucingnya atau kembalikan sajalah ke pasar
B.
Bagaimana kalau kita cari saja yang mau mengadopsi kucingnya, ya
C. Oh kamu
bingung, memangnya kamu ingin kucing-kucing ini mempunyai keadaan yang
bagaimana?
D. Coba, kamu
jangan mengandalkan perasaan. Coba dipikir-pikir lagi deh, kamu mampu merawat
kucingnya?
Saat guru memfasilitasi muridnya, seperti apakah bentuk
pertanyaan yang dapat dilontarkan untuk mengajak murid berefleksi?
Menurut kamu, apa yang bikin kamu merasa belum menguasai
satu bidang itu?
Kenapa kamu merasa soal begini saja susah?
Apa yang mau kamu lakukan habis ini? Kamu yakin kamu bisa?
Semua salah
Gustaf : Kata bapak ibu saya, lebih baik saya rajin belajar
matematika dan IPA, bu daripada menggambar. Bisa gambar tidak bisa buat beli
beras, bu katanya.
Jelita: Wah, sepertinya memang susah sih kalau orang tuamu
sudah berpikir begitu, kamu akan berat sepertinya.
Pernyataan Bu Jelita di atas adalah merupakan salah satu
pernyataan yang menghambat untuk menjadi pendengar aktif saat mempraktikkan
coaching,
yaitu...
Asumsi
Asosiasi
Menyetujui
Menghakimi
1.Dalam coaching kita perlu memberikan dan memaksakan pendapat kita agar anak dapat terbantu dalam berpikir menentukan masa depannya.
Pernyataan di atas
adalah..
2.Dalam coaching, kita menganggap murid adalah mitra kita. Murid dianggap mampu untuk menemukan sendiri bagaimana ia dapat mewujudkan situasi yang ia inginkan di masa depan.
Pernyataan di atas
adalah..
3.Yang bukan merupakan tiga kompetensi inti coaching
yang perlu dikuasai oleh guru adalah:
1.
Pernyataan di bawah ini adalah benar, KECUALI....
A.
B.
C.
D.
2.
Ketika kita mengatakan bahwa pendidik berperan
sebagai fasilitator pembelajaran, ini berarti bahwa pendidik hendaknya membantu
............ proses dan memberdayakan peserta didik dalam mencapai tujuan
belajar.
Kata yang
tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah..
A.
Memudahkan
B.
Menggapai
C.
Memberikan
D.
Semua salah
3. Apa
prinsip dan pola pikir yang dibutuhkan dalam melakukan komunikasi yang
memberdayakan?
A.
Tidak mudah percaya pada potensi murid.
B.
Memberikan ruang-ruang diskusi dan dialog
C.
Menolak semua pendapat murid
D.
Semua salah
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
Memuat seluruh rencana proses belajar yang diselenggarakan di satuan pendidikan, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran.
Komponen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
1.
karakteristik
satuan pendidikan
2.
Visi, misi dan tujuan
3.
Pengorganisasian pembelajaran
Rencana pembejaran
Prinsip penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
1.
Berpusat pada peserta didik
Pembelajaran harus mampu memenuhi keragaman
potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta
didik
Kebutuhan belajar murid dapat dikatagorikan dalam 3 aspek
a. -Kesiapan belajar murid
b. - Minat murid
c. - Profil belajar murid
(Tomlinson(2001)
2.
Kontekstual
1.
Esensial
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
perlu memuat informasi penting atau utama, dibutuhkan dan digunakan oleh atuan
pendidikan dalam menjalankan proses pembelajaran
2.
Akuntabel
Dapat dipertanggungjawabkan karena
berbasisi data dan aktual
3.
Melibatkan berbagai pemangku kepentingan
Kepala
sekolah, pendidik, komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan orang tua, oinas pendidikan atau kantor
pemerintahan, industri dan dunia kerja