Senin, 12 Juli 2021

MATERI BIMTEK SERI PANDUAN PEMBELAJARAN TAHUN AJARAN 2021/2022

 Pandemi COVID-19 telah mengubah praktik pembelajaran, dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Kondisi tersebut telah membuat sejumlah peserta didik mengalami kehilangan kesempatan belajar (learning loss). Kehilangan kesempatan belajar (learning loss) tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga dirasakan oleh satuan sekolah dan orang tua.

Mari kita saksikan video di bersama-sama.

Pengalaman-pengalaman yang Anda saksikan hanyalah sepenggal pengalaman yang kita lihat. Tentu masih banyak tantangan-tantangan lain yang dihadapi di lapangan. Untuk itu, pada Tahun Ajaran 2021-2022, sejumlah satuan pendidikan, di setiap daerah yang telah dinyatakan sebagai zona “aman” COVID-19,  direkomendasikan untuk mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas untuk mengatasi potensi learning loss yang terus berkembang.Meski demikian, bukan berarti keadaan akan kembali normal seperti sebelum pandemi. Akan terdapat sejumlah penyesuaian terkait tantangan dan kompleksitas yang dihadapi guru dan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran pada Tahun Ajaran 2021/2022. Hal ini terutama terkait protokol kesehatan secara langsung dan dampaknya terhadap proses pembelajaran. Karena itu penting adanya pembekalan bagi guru dan kepala satuan pendidikan agar lebih siap dalam merencanakan dan menyelenggarakan pembelajaran di Tahun Ajaran 2021/2022 pada masa pandemi COVID-19.Pelaksanaan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 sendiri telah dipertimbangkan pelaksanaannya dengan mengacu pada payung hukum berikut ini:

Bagaimanapun dalam pembelajaran di Tahun Ajaran Baru 2021/2022, kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama yang wajib dipertimbangkan dalam menetapkan kebijakan pembelajaran pada masa pandemi COVID-19. Berdasarkan SKB 4 Menteri yang ditetapkan pada 30 Maret 2021, terdapat 3 poin penting yang perlu dipertimbangkan dalam Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, yaitu;

  1. Kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama.
  2. Satuan pendidikan telah melakukan vaksinasi.
  3. Penerapan protokol kesehatan yang ketat di satuan pendidikan

Berdasarkan pertimbangan tersebut Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi COVID- 2019 menetapkan keputusan, yaitu;

  1. Penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 dilakukan dengan: 1)pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan; dan/atau 2)pembelajaran jarak jauh.
  2. Pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan telah divaksinasi COVID-19 secara lengkap, 
  3. Orang tua/wali peserta didik dapat memilih pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh bagi anaknya.
  4. Penyediaan layanan pembelajaran dilaksanakan paling lambat tahun ajaran dan tahun akademik 2021/2022.
  5. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran.
  6. Bila ditemukan ditemukan kasus konfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan. Maka pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, dan kepala satuan pendidikan, wajib melakukan penanganan kasus yang diperlukan dan dapat memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan.
  7. Bila satuan pendidikan belum dapat memenuhi ketentuan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19, maka satuan pendidikan tersebut belum dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.
  8. Bila terdapat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 pada suatu wilayah tertentu, maka pembelajaran tatap muka terbatas dapat diberhentikan sementara sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan dalam kebijakan dimaksud.
Tujuan Pembelajaran

asil Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 diharapkan mampu memberikan manfaat terutama bagi peserta didik. Melalui berbagai protokol kesehatan yang diterapkan, serta perubahan-perubahan praktik pembelajaran peserta didik dapat merasakan manfaat berikut ini:

  1. Mendapatkan hak pendidikan
  2. Memperoleh layanan pembelajaran yang berkualitas yang mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada masa pandemi COVID-19
  3. Bersama warga satuan pendidikan yang lain, peserta didik mendapatkan akses kepada dukungan psikososial pada masa pandemi COVID-19 melalui keberadaan satuan pendidikan.
  4. Memiliki lingkungan belajar yang memprioritaskan kesehatan dan keselamatan melalui protokol kesehatan.

Ruang lingkup

Mari kita pelajari infografis berikut ini.

JUkuran keberhasilan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 dibagi menjadi 2 kriteria. Yang pertama ukuran keberhasilan bagi satuan pendidikan dan yang kedua ukuran keberhasilan bagi guru. Untuk mengetahui lebih jelas kedua ukuran keberhasilan tersebut, mari kita pelajari infografis berikut ini.


erdasarkan SKB 4 Menteri yang ditetapkan pada 30 Maret 2021, ada 9 ketentuan pokok Pembelajaran pada Masa Pandemi COVID-19, yaitu:

  1. Penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 dilakukan dengan:
    1. pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan; dan/atau
    2. pembelajaran jarak jauh.
  2. Dalam hal pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan telah divaksinasi COVID-19 secara lengkap, maka pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya mewajibkan satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi di wilayahnya menyediakan pembelajaran tatap muka terbatas dan pembelajaran jarak jauh.
  3. Orang tua/wali peserta didik dapat memilih pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh bagi anaknya.
  4. Penyediaan layanan pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam poin nomor 2 di atas dilaksanakan paling lambat tahun ajaran dan tahun akademik 2021/2022.
  5. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam poin nomor 1. 
  6. Dalam hal berdasarkan hasil pengawasan di atas ditemukan kasus terkonfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan, maka Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, dan kepala satuan pendidikan, wajib melakukan penanganan kasus yang diperlukan dan dapat memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan. 
  7. Dalam hal satuan pendidikan belum dapat memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada poin nomor dua di atas, maka penyelenggaraan pembelajaran pada satuan pendidikan mengacu pada SKB yang diterbitkan pada tanggal 30 Maret 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).
  8. Dalam hal terdapat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 pada suatu wilayah tertentu, maka pembelajaran tatap muka terbatas dapat diberhentikan sementara sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan dalam kebijakan dimaksud.
  9. Ketentuan mengenai Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) tercantum dalam Lampiran SKB bit.ly/skb4menteri2021 

Untuk lebih memberikan pemahaman yang utuh mengenai ketentuan pokok penyelenggaraan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022, mari kita simak video berikut ini.

Berkaitan dengan peran guru kelas atau guru mata pelajaran, Bapak dan Ibu perlu memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan secara konsisten di ruang kelas selama PTM Terbatas. Hal apa saja yang perlu dilakukan? Mari kita pelajari contoh penerapannya yang dilakukan Guru Ani berikut ini.

Sumber pendanaan yang dapat digunakan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 pada Masa Pandemi COVID-19 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler. 

Untuk lebih memahami sumber pendanaan yang mendukung terlaksananya pembelajaran pada masa pandemi COVID-19, Bapak dan Ibu Guru dapat membaca penjelasan lebih lanjut pada beberapa sumber berikut ini.

  1. Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler. Pendanaan Pandemi
  2. Tanya Jawab Penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Masa Pandemi COVID-19. Tanya Jawab Pendanaan Pandemi
  3. Penggunaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Kesejahteraan di Masa Pandemi COVID-19. Pendanaan PAUDPK

Penting bagi Bapak dan Ibu guru untuk memahami bahwa RKAS dikembangan untuk mendukung kualitas pembelajaran yang dilakukan di satuan pendidikan. Dengan memahami RKAS, Anda dapat menyesuaikan berbagai aktivitas yang dilakukan di sekolah, termasuk di kelas.


Pandemi COVID-19 telah mengubah pola interaksi dan kebiasaan masyarakat. Dengan adanya risiko penularan maka praktik penyelenggaraan pembelajaran membutuhkan penyesuaian untuk memastikan keselamatan warga sekolah. Karena kondisi demikian, lahirlah konsep pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022, yaitu pembelajaran yang dilakukan guru dan tenaga kependidikan yang mengacu pada:

  1. Kebutuhan peserta didik
  2. Protokol kesehatan
  3. Kurikulum kondisi khusus
  4. Prinsip pembelajaran
  5. Tetap adaptif terhadap dinamika kondisi pandemi COVID-19.

Prinsip pembelajaran diperlukan sebagai pedoman dalam merencanakan, melakukan dan mengembangkan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 pada masa pandemi COVID-19. Kepala satuan pendidikan dan guru diharapkan dapat menilai kesesuaian praktik pembelajaran yang terjadi dengan prinsip pembelajaran untuk memastikan semua peserta didik merasakan manfaat pembelajaran di Tahun Ajaran 2021/2022. Dengan demikian, guru dan kepala satuan pendidikan memiliki acuan dalam melakukan perbaikan praktik pembelajaran sesuai prinsip pembelajaran yang telah ditetapkan. Selain itu, prinsip pembelajaran membantu guru memilih strategi pembelajaran yang tepat yang sesuai dengan prinsip pembelajaran.

Berikut ini adalah prinsip-prinsip yang perlu menjadi landasan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022.

1. Siklus Pembelajaran 

Siklus Pembelajaran menggambarkan hubungan tiga komponen penting yaitu kurikulum, asesmen dan pembelajaran. Keselarasan antara tiga komponen tersebut akan menggerakkan pembelajaran untuk memastikan pencapaian kompetensi oleh peserta didik. Setiap kepala satuan pendidikan dan guru mempunyai peran penting menjamin keselarasan ketiga komponen tersebut.

Kurikulum sebagai seperangkat tujuan pembelajaran menjadi acuan dalam menetapkan proses asesmen dan proses belajar. Proses asesmen dan proses belajar berinteraksi timbal balik. Tujuan dan jenis asesmen menjadi dasar dalam merancang pembelajaran. Hasil belajar akan dinilai dalam proses asesmen. Hasil asesmen digunakan untuk menyesuaikan pembelajaran. Pada ujung akhirnya, pembelajaran dan asesmen akan menjadi umpan balik untuk pengembangan kurikulum. 

2. Prinsip Pembelajaran. Prinsip ini merupakan prinsip kedua yang perlu dipahami oleh guru sebagai landasan pertimbangan sebelum menentukan strategi dan metode  pembelajaran, dimana pembelajaran haruslah berorientasi pada anak, berorientasi pada keterampilan hidup, bermakna dan berdiferensiasi, memberikan umpan balik, dan inklusif.

3. Prinsip Asesmen. Hal-hal yang perlu dipahami guru dan pendidik mengenai asesmen antara lain adalah:

4. Pola Pikir Bertumbuh pada Asesmen pun perlu terus dipertimbambangkan sebagai landasan guru dan peserta didik dalam melakukan asesmen.


esuai dengan SKB 4 Menteri, orang tua/wali diberi kebebasan untuk memilih apakah menyetujui peserta didik untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas atau tetap melanjutkan pembelajaran secara jarak jauh. Jika semua orang tua mengizinkan peserta didiknya mengikuti PTM Terbatas, kepala satuan pendidikan menentukan strategi pembelajaran campuran. Sebaliknya, jika ada orang tua/wali yang tidak mengizinkan peserta didik mengikuti PTM Terbatas, kepala satuan pendidikan menyediakan pilihan pembelajaran jarak jauh saja bagi peserta didik tersebut. 

Pada dasarnya, pembelajaran di masa pandemi COVID-19 melibatkan 2 strategi pembelajaran, yaitu:

  1. Pembelajaran campuran. Pembelajaran ini menggabungkan PTM Terbatas dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
  2. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

 

ada masa pandemi COVID-19. Pemilihan strategi pembelajaran campuran direkomendasikan karena merupakan strategi yang dapat dilakukan untuk tetap menghadirkan pembelajaran yang berkualitas di tengah pandemi. Pembelajaran campuran menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan waktu, jumlah guru, sarana dan prasarana, serta kondisi darurat terkait pandemi. 

Lalu apa saja metode pembelajaran yang dapat dilakukan dalam PTM Terbatas dan PJJ? Apa yang membedakan keduanya? 

Dalam pelaksanaannya, ada beberapa rekomendasi metode yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan baik dalam PTM terbatas maupun PJJ. Mari kita pelajari apa saja metode-metode tersebut. 

Rekomendasi Metode PTM Terbatas

Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas yang dilakukan secara tatap muka langsung di kelas, Guru diharapkan menggunakan kesempatan lebih banyak untuk berinteraksi secara langsung dengan peserta didik dan memberi kesempatan pada peserta didik untuk dapat berinteraksi langsung dengan teman sebaya. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Anda dapat menekankan terbangunnya komunikasi, rasa saling percaya, menyampaikan umpan balik bahkan memberikan motivasi kepada murid yang selama ini sering kali absen dalam PJJ pada masa pandemi COVID-19. Lalu bagaimana dengan strategi PJJ? Apa saja metode-metode yang dapat dilakukan untuk PJJ?

Rekomendasi metode-metode PJJ

Namun dalam PJJ, pertama-tama Bapak dan Ibu Guru perlu menentukan pilihan bagaimana PJJ akan dilakukan terkait dengan penggunaan teknologi untuk mendukung pembelajaran murid secara jarak jauh. Anda dapat mempelajari rekomendasi berikut ini

Rekomendasi Strategi PJJ dengan Berbagai Pilihan Penggunaan Teknologi

Selain mengetahui metode apa yang dapat dilakukan untuk PTM terbatas, metode apa yang dapat dilakukan untuk PJJ, serta apa pilihan moda teknologi yang akan digunakan dalam PJJ, Bapak/Ibu kemudian dapat mempertimbangkan kegiatan-kegiatan apa saja yang ingin dirancang untuk membantu peserta didik belajar dengan lebih efektif dan bermakna. Perlu diingat bahwa teknologi yang terbaik yang digunakan dalam PJJ bukanlah teknologi terkini yang canggih, melainkan teknologi yang tepat guna, yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sesuai konteks satuan pendidikan dan daerah masih-masing.

Dalam menjalankan strategi pembelajaran, baik strategi pembelajaran campuran maupun strategi PJJ, akan sangat membantu jika Bapak dan Ibu guru dapat memahami dan menerapkan pula pola belajar sinkron dan asinkron. Apa yang dimaksud dengan pola pembelajaran sinkron dan asinkron, dan apa perbedaanya? Mari kita sama-sama pelajari.

eselamatan.

Dari bagan diatas, Anda dapat mempelajari alur pembelajaran di masa pandemi COVID-19 dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Asesmen Diagnosis.
    Asesmen diagnosis dilakukan sebelum pembelajaran untuk mengetahui kondisi psikososial dan penguasaan pelajaran oleh peserta didik sebagai dasar bagi guru dalam melakukan penyesuaian tujuan, asesmen, dan strategi pembelajaran. Asesmen diagnosis disarankan dilakukan dalam bentuk sederhana, tidak berisiko dan tidak menentukan nilai akhir peserta didik. 
  1. Orientasi Kesiapan Belajar & Psikososial
    Ini merupakan sebuah upaya yang dilakukan guru melalui sejumlah aktivitas yang bertujuan untuk membangun kesiapan psikososial peserta didik, menumbuhkan minat belajar, dan memahami tujuan pembelajaran yang akan dicapai sehingga peserta didik siap melakukan pembelajaran.
  1. Pembelajaran (PTM/PJJ)
    Serangkaian aktivitas baik pembelajaran tatap muka maupun pembelajaran jarak jauh dirancang berdasarkan hasil asesmen diagnosis untuk mencapai tujuan pembelajaran.
  1. Asesmen Formatif
    Asesmen ini dilakukan pada pertengahan pembelajaran untuk mengetahui capaian belajar peserta didik sebagai dasar dalam melakukan penyesuaian dan perbaikan pembelajaran guna memastikan pencapaian tujuan pembelajaran. Asesmen formatif disarankan dilakukan dalam bentuk sederhana, tidak berisiko dan tidak menentukan nilai akhir peserta didik. Durasi alur pembelajaran dapat disesuaikan dengan bobot tujuan pembelajaran dengan prinsip semakin pendek durasi akan semakin efektif (kurang lebih 2 minggu) karena guru bisa segera mengetahui apa yang sudah dicapai dan apa yang belum tercapai untuk melakukan perbaikan pembelajaran.
  1. Perbaikan atau Pengayaan Pembelajaran (PTM/PJJ)
    Serangkaian aktivitas perbaikan atau pengayaan dapat dilakukan berdasarkan hasil asesmen formatif kepada peserta didik yang membutuhkan dukungan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.
  1. Asesmen Sumatif
    Serangkaian aktivitas dilakukan untuk menentukan penguasaan tujuan pembelajaran oleh peserta didik di akhir alur pembelajaran. 

    Untuk memahami asesmen diagnosis yang bertujuan mengetahui kondisi psikososial dan perkembangan kompetensi peserta didik, silakan unduh dan pelajari dokumen terkait asesmen diagnosis dari Pusmenjar melalui tautan berikut ini:

Asesmen di awal pembelajaran : http://ringkas.kemdikbud.go.id/asesmenawal
Asesmen kognitif berkala : http://ringkas.kemdikbud.go.id/asesmenberkala

Asesmen jenjang dasar menengah: http://ringkas.kemdikbud.go.id/asesmensdsma


 

Rabu, 30 Juni 2021

MEMBUAT KUIS INTERAKTIF DENGAN MENTIMETER


 Mentimeter sekarang terlebih di masa pembelajaran atau pelatihan dalam jaringan banyak digunakan sebagai solusi untuk membuat  kuis sederhana secara online sehingga presentasi yang kita sampaikan lebih interaktif karena bisa langssung menggali pendapat peserta secara langsung.

 Mentimeter merupakan salah satu alat untuk bekerja jarak jauh. Mentimeter adalah software presentasi yang mudah digunakan. Dengan mentimeter kita dapat membuat presentasi yang menyenangkan dan interaktif. Mentimeter membantu kita menjadikan kegiatan pembelajaran, presentasi, ceramah, dan lokakarya menjadi inovatif dan berkesan.




Minggu, 27 Juni 2021

MEMBUAT ANGKET DENGAN MENTIMETER

 

Dalam kegiatan pembelajaran atau presentasi baik secara tatap muka atau pembelajaran jarak jauh, seringkali kita ingin menggali pemahaman, pendapat, pengalaman atau kesan peserta terhadap materi yang sedang kita sampaikan. Respon dari peserta tentu kita inginkan langsung diperoleh dalam waktu yang singkat. Untuk kondisi seperti ini kita membutuhkan suatu aplikasi online yang kita gunakan, salah satunya aplikasi online mentimeter.

Apliakasi mentimeter sekarang terlebih di masa pembelajaran atau pelatihan dalam jaringan banyak digunakan sebagai solusi untuk membuat survey sederhana secara online sehingga presentasi yang kita sampaikan lebih interaktif karena bisa langssung menggali pendapat peserta secara langsung. Mentimeter merupakan salah satu alat untuk bekerja jarak jauh. Mentimeter adalah software presentasi yang mudah digunakan. Dengan mentimeter kita dapat membuat presentasi yang menyenangkan dan interaktif. Mentimeter membantu kita menjadikan kegiatan pembelajaran, presentasi, ceramah, dan lokakarya menjadi inovatif dan berkesan.

Mentimeter dapat digunakan untuk hal berikut:

  1. Melibatkan dan berinteraksi dengan siswa atau peserta kegiatan menggunakan polling langsung.
  2. Mengumpulkan umpan balik dari respon peserta untuk terus meningkatkan kualitas

Semoga bermanfaat...
Sumber :mentimeter

Kamis, 24 Juni 2021

MEMBUAT GAME INTERAKTIF DENGAN QUIZWHIZZER


Quizwhizzer adalah alat yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman kelas melalui gamifikasi, tanpa mengurangipembelajaran. Ini menambah kompetisi persahabatan untuk game kuis serba otomatis. Ini adalah balapan menuju akhir, di mana Anda maju dengan menjawab pertanyaan!

Cara membuat akun di Quizwhizzer

Cara membuat game interaktif di Quizwhizzer

Bermain ular tangga dengan Quizwhizzer

https://app.quizwhizzer.com/play?code=11320

https://app.quizwhizzer.com/play?code=51573

Semoga bermanfaat

Senin, 14 Juni 2021

GAME INTERAKTIF EDUCANDY

 


Educandy adalah aplikasi berbasis web yang memiliki slogan  ‘making learning sweeter’ (membuat belajar lebih manis). Educandy dapat digunakan untuk membuat permainan daring yang menyenangkan. Permainan yang dibuat masih dalam konteks belajar tetapi tidak membosankan. Permainan ini dapat diberikan ketika pembelajaran tatap muka di kelas maupun saat PJJ daring atau luring. Permainan biasanya disukai dan sering dimainkan oleh peserta didik ketika merasa bosan, jenuh atau stres. Adanya permainan edukasi membuat pembelajaran menjadi lebih bervariasi dan mengasyikkan. Berikut ini adalah panduan membuat permainan di educandy.

langkah-langkah untuk membuat permainan di aplikasi ini adalah sebagai berikut.

1.    Klik www.educandy.com lalu pilih Sign In dan pilih Register di bawah kotak

2.    Isikan dengan alamat email Anda lalu tambahkan kata sandi

3.    Cek kotak masuk email dan lakukan konfirmasi lalu login

4.    Pilih tipe aktivitas yang ingin dibuat: Words, Matching Pairs, atau Quiz questions (seperti pada gambar di bawah)

5.    Masukkan judul atau topik pelajaran dan tambahkan nama pelajaran

6.    Tambahkan konten: pertanyaan dan kunci jawaban. Anda juga dapat menambahkan gambar dan suara untuk permainan yang ada.

7.    Ulangi langkah 6 hingga semua pertanyaan Anda rasa cukup.

8.    Pilih tipe permainan yang dinginkan.

9.Bagikan kode permainan atau link

 

CARA MEMBUAT AKUN DI EDUCANDY

CARA MEMBUAT GAME EDUCANDY

Semoga bermanfaat..

Contoh game educandy

Bilangan Bulat

Kamis, 10 Juni 2021

MEMBUAT GAME INTERAKTIF DENGAN WORD WALL

Wordwall merupakan salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai tipe permainan interaktif yang dapat diakses secara online maupun langsung dicetak pada media kertas. Setidaknya ada 18 pilihan permainan mulai dari wordsearch, kuis, anagram, label, dlsb. Tertarik untuk mencoba.....

Tipe permainan

1.    Match up, drag and drop pada teks yang sesuai.

2.    Quiz, koleksi kuis pilihan ganda. Pilih jawaban yang tepat untuk melanjutkan ke pertanyaan berikutnya.

3.    Random wheels, putar roda yang ada untuk melihat item yang muncul berikutnya.

4.    Open the box, tekan setiap kotak untuk membuka dan melihat isi di dalamnya.

5.    Group sort, drag and drop item sesuai kelompok yang benar.

6.    Find the match, pasangkan dengan jawaban yang tepat. Ulang hingga semua pertanyaan hilang.

7.    Random cards, pilih kartu dari tumpukan yang telah diacak.

8.    Matching pairs, pilih kartu sesuai pasangannya sebelum waktu habis.

9.    Missing words, aktivitas membaca di mana pemain dapat melakukan drag and drop teks pada ruang yang kosong.

10.                       Unjumble, rag and drop kata untuk mengurutkan menjadi sebuah kalimat yang tepat. 

11.                       Anagram, seret huruf pada posisi yang benar dari kata atau frase yang telah diacak.

12.                       Labelled diagram, drag and drop pada titik yang benar pada gambar.

13.                       Gameshow quiz, kuis pilihan ganda dengan waktu yang ketat serta ronde bonus.

14.                       Whack-a-mole, tikus akan muncul pada saat tertentu. Pukul pada jawaban yang tepat untuk memenangkan permainan.

15.                       Wordsearch, temukan kata yang ada di kotak huruf secepat mungkin.

16.                       Maze chase, pergi ke zona jawaban yang benar dengan tetap menghindari musuh yang ada.

17.                       Crossword, gunakan petunjuk yang ada untuk menyelesaikan teka-teki silang.

18.                       Flip tiles, jelajahi kumpulan dua sisi kartu dengan menyentuh kartu untuk memperbesar dan geser untuk membalik kartu.

MEMBUAT AKUN DI WORD WALL

MEMBUAT AKTIFITAS DI WORD WALL

MENILAI AKTIFITAS DI WORD WALL

Semoga bermanfaat


 




Selasa, 08 Juni 2021

MEMBUAT PEMBELAJARAN AKTIF DENGAN CLASSPOINT

Classpoint adalah sebuah perangkat lunak yang dikembangkan oleh pihak ketiga. Jadi, jika Anda ingin menggunakan aplikasi tersebut harus mengunduhnya terlebih dahulu. Anda bisa mendapatkannya secara gratis melalui www.classpoint.io. 

Classpoint bukan sebuah aplikasi yang dapat berjalan sendiri.. Melainkan, ketika Anda memasang perangkat lunak tersebut pada komputer Anda, ia akan langsung terintegrasi dengan PowerPoint yang sudah terpasang pada komputer Anda. Jadi, dapat dikatakan bahwa Classpoint ini merupakan plug-in untuk PowerPoint. 

ClassPoint merupakan solusi kelas digital yang didesain oleh Inknoe. Aplikasi ini terintegrasi dengan PowerPoint sehingga Anda tidak perlu banyak belajar untuk menggunakannya. Aplikasi Ini juga menyediakan banyak fitur untuk membuat materi pembelajaran yang menarik. Anda dapat meningkatkan interaksi antara siswa dengan materi pembelajaran. Guru juga dapat menggunakan classpoint ini untuk membuat kuis atau coretan-coretan yang menarik seperti menulis di papan tulis.

Dengan ClassPoint, Anda dapat membuat anotasi/catatan pada slide PowerPoint, menayangkan mode slide show ke PowerPoint,  membuat pertanyaan interaktif, menghubungkan jawaban antar siswa dan mengumpulkannya secara digital.

Guru juga dapat merancang kompetisi kuis di PowerPoint dan belajar dengan metode bermain game dengan siswa. Tidak hanya menyenangkan, siswa secara otomatis dinilai dan jawabannya dapat diekspor untuk dianalisis lebih lanjut.

Classpoint sangat mudah untuk digunakan. Hanya membutuhkan 10 menit untuk mempelajari agar dapat menggunakannya dan 30 menit untuk mahir menggunakan aplikasi tersebut.

Berbagai fitur pena yang tersedia akan memudahkan anda untuk menggambar di slide  untuk menjelaskan materi Anda atau menambahkan slide papan tulis tanpa batas dengan cepat sesuai kebutuhan. Proses editing maupun jawaban dari siswa akan dapat disimpan secara otomatis.

Keunggulan Classpoint

aplikasi ini akan terintegrasi dengan PowerPoint, sehingga Anda tak perlu banyak belajar untuk menggunakannya. memberikan sejumlah fitur untuk membuat materi pembelajaran yang menarik. dapat meningkatkan engagement antara siswa dengan materi pelajaran. Dengan Classpoint ini, guru juga bisa membuat kuis yang menarik, dan juga membuat coretan-coretan layaknya menulis di papan tulis. 

Cara menginstal Class Point

Cara siswa bergabung dengan Class Point

Fitur pada Class Point



Semoga bermanfaat 

Sumber materi pelatihan  MEMBUAT QUIZ INTERAKTIF DENGAN CLASSPOINT & POWERPOINT
E guru.id